Berita Sulbar

Gebrakan Akmal Malik Tingkatkan PAD Sulbar, Bangun Rest Area Pertama di Sulawesi Barat

Sebagai langkah awal pembangunan rest area di Pelabuhan Palipi, Akmal Malik keluarkan uang pribadi sebesar Rp 200 juta.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Dokumentasi Pemprov Sulbar
Pj Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Akmal Malik. Untuk tingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Akmal Malik akan bangun rest area pertama di Sulawesi Barat tepatnya di Kabupaten Majene. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Akmal Malik akan membangun rest area di Kabupaten Majene.

Rest area pertama di Sulbar tersebut akan dibangun di Pelabuhan Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene.

Rest area tersebut nantinya juga akan menjadi pusat jajanan kuliner khas Sulawesi Barat.

"Ini akan kita jadikan rest area yang akan ditangani Dinas Perdagangan dan PU untuk memperbaiki area pelabuhan," kata Akmal saat memimpin apel bersama jajaran Pemprov Sulbar, Sabtu (2/7/2022).

Dengan harapan, pengendara yang melintas dari Makassar (Sulawesi Selatan) ke Palu (Sulawesi Tengah) bisa singgah di Sulbar.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulbar Minggu 3 Juli Besok, WAspada Hujan di Polewali Mandar, Mamasa dan Mamuju

Baca juga: Tips Mengolah Daging Kambing Jadi Sate Kambing yang Empuk, Bisa Gunakan Daun Pepaya

"Kita sajikan jepa, bau piapi, penja dan berbagai jajanan khas Sulbar. Ini juga akan kita lakukan setiap kabupaten memanfaatkan semua aset daerah, paling tidak ada lima titik," ujarnya.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kita ingin mencari uang meningkatkan PAD. Karena ke depan dana transfer pusat ke daerah tidak lagi sama kayak dulu, akan semakin berkurang," terang Akmal Malik.

Sebagai langkah awal pembangunan rest area di Pelabuhan Palipi, Akmal Malik keluarkan uang pribadi sebesar Rp 200 juta.

Uang tersebut akan digunakan untuk membeli 10 kontainer.

Selebihnya, akan diisi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bukan hanya itu, rest area Pelabuhan Palipi atau biasa disebut Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) melibatkan berbagai pihak.

Mulai, Balai Sarana Permukiman Wilayah (BSPW), Balai Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPSPA), Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), Balai Pengembangan Jasa Konstruksi (BPJK),  serta sejumlah OPD Pemprov Sulbar.

Penjabat Gubernur Akmal Malik meminta Biro Hukum Pemprov menyelesaikan kajian hukum terkait pembangunan rest area di PPN Palipi.

Pj Gubernur, Akmal Malik saat berada di Masjid Imam Lapeo Polman, untuk mendoakan almarhum MenpanRB, Tjahjo Kumolo, Jumat (1/7/2022).
Pj Gubernur, Akmal Malik saat berada di Masjid Imam Lapeo Polman, untuk mendoakan almarhum MenpanRB, Tjahjo Kumolo, Jumat (1/7/2022). (Pemprov Sulbar)

Setelah dari sisi hukum tidak ada kendala maka, Akmal Malik akan melayangkan proposal ke Kementerian terkait sebagaimana hasil dialog dalam pertemuan itu. 

"Kalau sudah selesai baru kita ajukan proposal ke Jakarta untuk tahap pertama. Tujuannya kita ingin aset-aset dioptimalkan demi meningkatkan pendapatan daerah," kata Akmal.

Selain itu, Akmal juga melibatkan DPN Perkasa turut terlibat.

Sehingga, rest area Pelabuhan Palipi ini akan menjadi percontohan yang akan dibangun juga disetiap kabupaten.

"Banyak aset berpotensi hasilkan PAD, kita harus manfaatkan," tandasnya.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved