Berita Mamasa

BPBD Mamasa: Akses Jalan Belum Bisa Dilalui Karena Ada 17 Titik Longsor

Mereka tertimbun material longsoran ketika sedang berada di sebuah pondok kebun milik salah satu korban.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Hasrul Rusdi
Ist/Tribun-Sulbar.com
Korban longsor di Kabupaten Mamasa sedang menjalani perawatan medis. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamasa mencatat 17 titik longsor yang terjadi di Kabupaten Mamasa sejak Kamis (30/6/2022) kemarin. 

TRIBUN - SULBAR. COM, POLMAN -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat ada 17 titik longsor yang terjadi di Kabupaten Mamasa sejak Kamis (30/6/2022) kemarin.

Bencana alam ini memakan lima korban jiwa.

Dua diantaranya meninggal dunia dan tiga orang mengalami luka-luka.

Mereka tertimbun material longsoran ketika sedang berada di sebuah pondok kebun milik salah satu korban.

Tepatnya di Dusun Tabulahan, Desa Tabulahan, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa.

"Untuk akses jalan sampai saat ini belum bisa dilalui karena terdapat 17 titik longsor," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Mamasa, Andarias kepada tribun, Jumat (1/7/2022).

Baca juga: Malaysia Open 2022: Fajar/Rian Bersua Wakil Tuan Rumah Kami Mau Gelar

Baca juga: Beli BBM Pakai Aplikasi MyPertamina Belum Diuji Coba di Sulawesi Barat

Namun Andarias belum membeberkan titik lokasi longsoran lainnya.

Longsor melanda wilayah Mamasa akibat hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir.

Bahkan hingga hari ini, sebagian wilayah Mamasa masih diguyur hujan deras.

"Masih hujan disini," kata salah seorang warga Mambi, Afandi saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Adapun warga meninggal akibat longsorvatas nama Dominggus (59) dan Aril Manganna (60).

Sementara korban luka Agus Arianto (50) dan dua orang lainnya belum diketahui indentitasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved