Tribun Health

Manfaat Kayu Manis Bagi Kesehatan, Termasuk Meningkatkan Sirkulasi Darah di Rahim

Kulit pohon kayu manis mengandung katekin (antioksidan utama dalam teh hijau) dan procyanidins (antioksidan utama dalam buah beri).

Editor: Hasrul Rusdi
KOMPAS.COM
Nama ilmiah kayu manis adalah Cinnamomum: Manfaat Kayu Manis Bagi Kesehatan, Termasuk Meningkatkan Sirkulasi Darah di Rahim 

TRIBUN-SULBAR.COM - Kayu manis mempunyai wangi khas sehingga sering digunakan untuk campuran teh hingga kue.

Jenis rempah dari kulit kayu pohon keluarga Cinnamomum ini banyak ditemukan di Asia Tenggara termasuk di Amerika Selatan.

Dilansir Boldsky, kayu manis mempunyai manfaat mulai dari mengontrol kadar glukosa darah hingga membantu menurunkan berat badan.

Kayu manis juga bisa mengobati gangguan pernapasan hingga memperbaiki sistem pencernaan.

Daun kayu manis mengandung dua senyawa utama cinnamaldehyde dan trans-cinnamaldehyde (Cin) yang memberikan aroma unik.

Minyak atsiri kayu manis, yang biasanya dibuat dari daunnya, ternyata memiliki kandungan Cin yang tinggi dengan manfaat yang besar bagi tubuh manusia.

Kulit pohon kayu manis mengandung katekin (antioksidan utama dalam teh hijau) dan procyanidins (antioksidan utama dalam buah beri).

Berikut manfaat kayu manis untuk kesehatan yang Dirangkum dari Boldsky

1. Mengontrol gula darah

Kayu manis banyak digunakan tidak hanya untuk mengontrol kadar gula darah tetapi juga untuk menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah serta mencegah komplikasi terkait diabetes.

Menurut sebuah penelitian berdasarkan meta-analisis data uji coba terkontrol secara acak, konsumsi kayu manis dapat secara signifikan menurunkan kadar glukosa darah puasa dan LDL atau kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik atau HDL.

2. Mengurangi risiko obesitas

Obesitas berada di bawah penyakit sindrom metabolik yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes.

Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa kayu manis dapat bertindak pada tingkat sel dan mengurangi risiko obesitas di antara orang India Asia, karena mereka lebih rentan terhadap perkembangan penyakit diabetes dan sindrom metabolik karena komposisi tubuh mereka.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved