Ultah Jokowi

Ultah Jokowi ke-61 Hari Ini, Ini Profil Kota Surakarta Tempat Lahir Presiden Joko Widodo

Surakarta juga kota terbesar ketiga di pulau Jawa bagian Selatan setelah Bandung dan Malang menurut jumlah penduduk.

Editor: Ilham Mulyawan
Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu (23/3/2022). Jokowi berulang tahun yang ke-61 hari ini, Selasa (21/6/2022). Jokowi lahir di Kota Surakarta sebuha kota di provinsi Jawa Tengah 

TRIBUN-SULBAR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berulang tahun ayng ke-61 pada Selasa (21/6/2022) hari ini.

Jokowi merupakan anak pasangan Noto Mihardjo dan Sudjatmi yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah pada 21 Juni 1961.

Di usianya yang ke-61 ini, Jokowi memiliki tiga orang anak hasil pernikahannya dengan Iriana.

Jokowi Sebut Indonesia Capai 40 Persen Target Vaksinasi
Jokowi Sebut Indonesia Capai 40 Persen Target Vaksinasi (nu.or.id)

Dari hasil pernikahan itu, keduanya dikaruniai tiga orang anak, di antaranya Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep.

Bahkan kini Jokowi juga telah memiliki tiga cucu yakni Jan Ethes Sri Narendra, Sedah Mirah dan La Lembah Manah.

Anak pertamanya, Gibran kini telah menjadi Wali Kota Solo, jabatan yang pernah dijabat Jokowi dulu.

Solo merupakan nama lain dari Surakarta, tempat lahir Jokowi.

Berada di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, dengan penduduk 522.364 jiwa, sesuai sensus penduduk 2020 lalu.

Dengan kepadatan 11.861,00/km2.

Kota dengan luas 44,04 km2 ini, berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Boyolali di sebelah Utara, Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sukoharjo di sebelah Timur dan Barat, dan Kabupaten Sukoharjo di sebelah Selatan.

Juga kota terbesar ketiga di pulau Jawa bagian Selatan setelah Bandung dan Malang menurut jumlah penduduk.

Sisi Timur kota ini dilewati sungai yang terabadikan dalam salah satu lagu keroncong, Bengawan Solo. Bersama dengan Yogyakarta, Surakarta merupakan pewaris Kerajaan Mataram Islam yang dipecah melalui Perjanjian Giyanti, pada tahun 1755.

Mempunyai dua nama, Surakarta dan Solo, nama Surakarta digunakan dalam situasi formal-pemerintahan, sedangkan nama Sala/Solo lebih merujuk kepada penyebutan umum yang dilatarbelakangi oleh aspek kultural.

Berdasarkan data dari Wikipedia, kata Sura dalam Bahasa Jawa berarti "keberanian" dan karta berarti "makmur"

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved