Pilpres 2024

Bukan Anies, Kebanyakan Pemilih Nasdem Justru Inginkan Sosok Ini Gantikan Presiden Jokowi

Sedangkan Anies menempati posisi kedua dengan 31 persen dan disusul oleh Prabowo sejumlah 12 persen.

Editor: Nurhadi Hasbi
Tribunnews
Kolase foto Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anis Baswedan 

“Artinya NasDem mendengarkan apa kata pemilih mereka sendiri. Kalau itu yang memang dilakukan, itu (memilih Ganjar) memang terlihat di sini (hasil survei SMRC),” ujar Saiful.

Saiful juga mengungkapkan salah satu kemungkinan alasan NasDem terbuka terhadap nama-nama yang berkembang di masyarakat lantaran tokoh utama Partai NasDem tidak mencalonkan diri menjadi capres di 2024.

“Saya kira NasDem cukup terbuka terhadap berbagai aspirasi yang berkembang di dalam masyarakat. Dan saya kira karena tokoh utamanya sendiri NasDem kan tidak akan mencalonkan diri.”

“Oleh karena itu menjadi terbuka terhadap nama-nama yang berkembang di masyarakat dan NasDem mungkin bisa mengklaim sebagai kendaraan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat atau kepentingan politik masyarakat secara luas,” tutur Saiful.

Diberitakan Tribunnews sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengumumkan tiga nama calon presiden (capres) yang diusungnya.

Tiga nama kandidat capres tersebut, ialah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Pengumuman itu, disampaikan Surya Paloh dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di JCC Senayan pada Jumat (17/6/2022) malam.

Surya Paloh menilai dari ketiga kandidat capres merupakan pilihan kader-kader NasDem di Rakernas.

"Saya akan bacakan, penetapan rekomendasi bakal capres pada Pemilu 2024. Pertama, Anies Rasyid Baswedan. Kedua, Muhammad Andika Perkasa. Ketiga, Ganjar Pranowo," katanya, Sabtu (18/6/2022).

Surya Paloh mengatakan, ketiganya disebut memiliki kualifikasi yang sama.

"Tiga nama ini adalah pilihan rakernas, tidak ada yang kurang satu sama lain di antara 3 nama ini, nilainya sama di mata saya sebagai Ketua Umum DPP."

"Kualifikasinya sama, itulah komitmen dan penghargaan saya kepada saudara-saudara (kader NasDem)," imbuhnya.

Setelah menetapkan tiga kandidat bakal calon presiden pada pemilu 2024, Surya Paloh akan mengerucutkan tiga nama menjadi satu nama untuk diusung sebagai capres definitif.

Nantinya, satu nama yang diusung NasDem, diprediksi baru ditentukan Surya Paloh pada akhir tahun 2022.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved