Real Madrid Selipkan Klausul Pelepasan Senilai Rp15 Triliun Untuk Vinicius Junior, Apakah Itu?

Real Madrid selipkan klausul pelepasan dalam kontrak Vinicius Junior. Apakah itu?

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Ilham Mulyawan
kompas.com
Penyerang Real Madrid Vinicius Junior beraksi dalam laga lanjutan Liga Spanyol musim 2021-2022 kontra tuan rumah Sevilla di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Senin (18/4/2022) dini hari WIB. Junior kabarnya dipagari Real Madrid namun dengan klausul pelep[asan senilai Rp15 triliun 

TRIBUN-SULBAR.COM - Vinicius Junior diambang memperbarui kontrak kerja dengan Real Madrid.

Dikutip dari Diario AS pada Sabtu (18/6/2022), sejatinya antara Vinicius Junior dan Real Madrid telah mencapai kesepakatan secara pribadi. Hanya tinggal menunggu pengumuman resmi.

Dalam pembaharuan kontrak baru kali ini, Real Madrid menyelipkan klausul pelepasan senilai 1 miliar euro atau setara dengan Rp 15 triliun.

Real Madrid bahkan dikabarkan juga akan menaikkan gaji dari Vinicius Junior menjadi 10 juta euro.

Vinicius Junior sendiri menjadi pemain ketiga yang dipagari oleh Real Madrid dengan nilai pelepasan klausul yang fantastis usai Fede Valverde dan Karim Benzema.

Penyerang Real Madrid asal Spanyol, Vinicius Junior, mencetak tiga gol
Penyerang Real Madrid asal Spanyol, Vinicius Junior, mencetak tiga gol alias hattrick dalam laga Real Madrid vs Levante dalam pentas Liga Spanyol pekan ke-36 di Santiago Bernabeu, Jumat (13/5/2022) dini hari WITA.

Baca juga: Real Madrid Pagari Vinicius Junior dengan Kontrak Baru, Gaji Naik Rp61,4 Miliar per Musim

Baca juga: Komentar Vinicius Junior Jadi Bumbu Penyedap Rumor Transfer Mbappe, Fans Real Madrid Baper

Klausul pelepasan ini menjadi hal yang sangat unik di Liga Spanyol.

Klausul tersebut wajib diterapkan di kontrak para pemain sejak diterbitkannya Real Decreto 1006/1985 atau Dekrit Kerajaan 1006 tahun 1985.

Menurut Forbes, Dekrit ini merupakan hak agar para pekerja dapat mengejar kesempatan pekerjaan baru secara bebas.

Klausul pelepasan itu seharusnya proporsional dengan angka gaji dan durasi kontrak sang pemain serta disetujui oleh klub dan pemain bersangkutan.

Pemain-pemain berhak mengaktifkan klausul di kontrak mereka sendiri apabila mereka mempunyai dana mencukupi atau disokong dana klub yang akan menjadi pelabuhan berikutnya.

Hanya, angka-angka di klausul tersebut meroket setelah Paris Saint-Germain menebus klausul 222 juta euro Neymar yang ketika itu terikat kontrak bersama Barcelona.

Oleh karena itu, sekarang angka-angka di klausul tersebut sangat fantastis.

Barca sendiri juga memagari salah satu pemain mereka, Pedri, dengan klausal pelepasan di angka 1 miliar euro.

Klausul pelepasan ini sempat menjadi pembicaraan hangat ketika Lionel Messi meminta keluar dari Barca pada musim panas 2020.

Namun, Barcelona dan Liga Spanyol mengatakan bahwa klausul di kontrak Messi masih aktif karena musim yang mundur akibat pandemi.

Sehingga, klub mana pun yang ingin membeli sng mega bintang harus membayar klausul pelepasan yang berdiri di angka 700 juta euro.

(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved