Partai Nasdem

Anies & Andika Bakal Capres Partai Nasdem, Pengamat Unsulbar: Kaderisasi Parpol Tak Efektif

Padahal, sebelumnya ada nama-nama muncul seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Cak Imin, hingga Airlangga Hartarto.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Tribunnews.com
Kandidat Capres 2024 dari Partai Nasdem pada Pilpres 2024. Mereka yang paling diunggulkan adalah Anies Baswedan, Jenderal Andika Perkasa dan Ganjar Pranowo. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Pengamat Politik Pemerintahan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Muhammad mengatakan, munculnya nama-nama calon presiden yang akan usungan Partai Nasdem adalah hal yang wajar.

Mengingat, bulan Juni 2022 tahapan Pemilu 2024 sudah dimulai.

"Artinya ini menandai patai politik dan jajaran elit juga sudah harus pasang kuda-kuda sejak dini," kata Muhammad ke TribunSulbar.com, Sabtu (18/6/2022).

Adapun, tiga nama teratas yang akan diusungan Partai Nasdem adalah Anies Baswedan, Jenderal Andika Perkasa, dan Ganjar Pranowo.

Namun, kata Muhammad banyak survei sudah merilis terkait keterpilihan Calon Presiden (Capres) 2024 mendatang.

"Mulai Ganjar, Prabowo, Anies, menyusul Sandiaga Uno, Erik Tohir dan nama-nama lainnya. Tapi teratas Prabowo ranking pertama berasal dari Ketua Parpol," ungkap Muhammad.

Padahal, sebelumnya ada nama-nama muncul seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Cak Imin, hingga Airlangga Hartarto.

Dengan demikian, gejala ini seperti memperlihatkan jika calon dari partai politik sebagai lembaga kaderisasi pemimpin bangsa cenderung tidak berjalan efektif.

"Untuk Anies mungkin akan lebih leluasa bermanuver agar bisa dilamar Parpol, apalagi Nasdem yang mana Surya Paloh dikenal sangat dekat hubungan emosionalnya dengan Yusuf Kalla," bebernya.

Sehingga, bisa menjadi mak comblang Anies Baswedan dengan Partai Nasdem ke depan.

Sedangkan, Ganjar adalah kader PDI-Perjuangan tentu ruang geraknya terbatas sebagai Capres.

"Apalagi dari Nasdem begitupun Jenderal Andika Perkasa lebih terbatas lagi untuk bisa bermanuver diruang politik," tandasnya.

Tapi apapun itu, berbicara usung-mengusung apalagi koalisi masih terlalu dini dan semua kemungkinan masih sangat bisa banyak kejutan.(*)

Laporan Wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved