Berita Mamuju Tengah

Polres Mateng Sebut Pengendara Pakai Sendal Jepit Tidak Ditilang

Ia mengakui jika larangan penggunaan sandal jepit saat berkendara merupakan imbauan untuk pengendara sepeda motor.

Penulis: Samsul Bachri | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Syamsul Bachri
Kasat Lantas Polres Mamuju Tengah, Iptu Mulham saat ditemui di lokasi Operasi Patuh Maroano 2022 di jalan Poros Topoyo-Palu, Topoyo, Mamuju Tengah (Mateng) Sulbar, Senin (13/6/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Beredar kabar polisi akan menilang pengendara memakai sandal jepit kini ramai diperbincangkan.

Khususnya di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulawesi Barat (Sulbar).

Dikonfirmasi Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Mamuju Tengah, Iptu Mulham katakan belum mengetahui pasti.

“Informasinya juga baru saya tahu,”ujarnya saat dihubungi, Jumat (17/6/2022).

Ia katakan, informasi itu memang ada, namun sepengetahuannya belum ada penindakan.

“Hanya sebatas imbauan, kalau penilangan tidak ada,” ujarnya.

Dikutip dari TribunSolo.com, informasi soal sandal jepit saat berkendara, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi menerangkan, hal itu merupakan imbauan untuk meminimalisir tingkat fatalitas saat kecelakaan.

Ia mengakui jika larangan penggunaan sandal jepit saat berkendara merupakan imbauan untuk pengendara sepeda motor.

Firman mengatakan, kecelakaan justru kerap terjadi saat pengendara melakukan perjalanan dekat yang rutin dilakukan setiap hari.

“Untuk saat ini kepolisian belum akan melakukan tindakan tilang kepada pengendara yang menggunakan sandal jepit,” katanya.

Termasuk dalam operasi patuh yang saat ini digelar.

“Polisi hanya akan memberikan imbauan dan edukasi jika mendapati masyarakat menggunakan sandal jepit saat berkendara,” pungkasnya

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Samsul Bahri

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved