Tribun Health

Manfaat Minum Teh Minimal 3 Kali Semiggu: Turunkan Risiko Serangan Jantung dan Stroke

Studi tersebut menganalisis 100.902 peserta dalam proyek China-PAR, penilaian kesehatan komprehensif di China.

Editor: Hasrul Rusdi
KOMPAS.COM
Teh hijau dan manfaat minum teh bagi kesehatan. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Menikmati secangkir teh sudah menjadi budaya di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia.

Tak hanya meredakan haus, secangkir teh hangat juga bisa menenangkan sinus saat flu.

Namun, ternyata tak hanya itu manfaat teh.

Sebuah penelitian menunjukkan manfaat kesehatan lain dari teh.

Dikutip dari Men's Journal, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology menemukan bahwa minum teh setidaknya tiga kali seminggu dikaitkan dengan umur yang lebih panjang dan penurunan risiko masalah kardiovaskular seperti Serangan Jantung dan stroke secara signifikan.

Baca juga: Manfaat Kartu Prakerja Dirasakan 88,9 Penerima, Jokowi Puji Airlangga Beliau Motor Penggeraknya

Studi tersebut menganalisis 100.902 peserta dalam proyek China-PAR, penilaian kesehatan komprehensif di China.

Peserta dibedakan berdasarkan minum teh mereka (termasuk varietas teh hijau dan hitam).

Selanjutnya, dibagi menjadi dua kelompok.

Kebiasaan minum teh tiga kali atau lebih dalam seminggu, dan mereka yang minum lebih sedikit atau tidak sama sekali.

Para peneliti melakukan penelitian selama rata-rata 7,3 tahun untuk menilai kesehatan para responden dari waktu ke waktu.

Hasil yang diperoleh, secara keseluruhan orang yang minum teh secara rutin menunjukkan hidup yang lebih sehat dan hidup lebih lama daripada mereka yang jarang minum teh atau tidak meminumnya sama sekali.

Peminum rutin menunjukkan risiko 20 persen lebih rendah terkena penyakit jantung dan stroke, dan memiliki risiko 22 persen lebih rendah terkena penyakit jantung dan stroke yang fatal.

Teh hijau dan manfaat minum teh bagi kesehatan.
Teh hijau dan manfaat minum teh bagi kesehatan. (KOMPAS.COM)

Selain itu, mereka juga menunjukkan risiko 15 persen lebih rendah dari semua penyebab kematian.

Data menunjukkan bahwa orang berusia 50 tahun yang minum teh secara teratur akan mengembangkan gejala penyakit jantung dan stroke 1,41 tahun kemudian dan hidup 1,26 tahun lebih lama daripada rekan mereka yang tidak minum teh.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved