Gempa Sulbar

Masa Tanggap Darurat Berakhir, Bupati Beri BPBD Waktu Dua Pekan Selesaikan Pendataan Rumah Rusak

Selanjutnya, akan dilakukan pendataan rumah rusak pascagempa bumi magnitudo 5,8 SR  pada hari Rabu (8/6/2022) lalu.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar/Habluddin
Ketua Satgas Tanggap Darurat Brigjen TNI Farouk Pakar dan Bupati Mamuju Sutinah Suhardi saat ditemui usai apel penutupan tanggap darurat di depan kantor Kodim 1418/Mamuju di Jl Yos Sudarso, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Sulbar, Selasa (14/6/2022) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Masa tanggap darurat sudah berakhir usai apel di depan kantor Kodim 1418/Mamuju di Jl Yos Sudarso, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Sulbar, Selasa (14/6/2022).

Ketua Satgas Tanggap Darurat Brigjen TNI Farouk Pakar mengatakan tugas tim sudah berakhir.

Selanjutnya, akan dilakukan pendataan rumah rusak pascagempa bumi magnitudo 5,8 SR  pada hari Rabu (8/6/2022) lalu.

"Kita sudah melakukan pendampingan para pengungsi, membantu kebutuhannya dan mendirikan dapur umum," kata Brigjen TNI Farouk.

Meski demikian, saat ini masih ada warga di Tapalang masih mengungsi.

Sementara itu, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi mengungkapkan pendataan akan dilakukan secepat mungkin.

"Saya perintahkan BPBD selesaikan pendataan rumah rusak selama duapekan. Karena datanya akan kita bawa ke BNPB," ungkap Sutinah.

Setelah rampung akan digabungkan dengan data rumah rusak tahap dua pascagempa 15 Januari 2021 lalu.

Karena tahal II kurang lebih 16.000 rumah rusak akan diberikan bantuan.

"Jadi akan digabungkan. Perkim dan BPBD akan mendata. Target kita satu bulan sudah selesai semua," bebernya.

Sementara, wacana rumah rusak ringan akan dibebankan ke APBD Kabupaten akan disesuaikan.

Mengingat, anggaran APBD Mamuju sangat mini.

"Kalau boleh semua dibantu BNPB rumah warga yang rusak berat, sedang dan ringan," tandasnya.(*)

Laporan wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved