Opini

Dominasi Pekerja Informal di Mamasa

Hal ini sebagaimana dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mamasa dalam publikasi Mamasa dalam Angka 2022.

Editor: Nurhadi Hasbi
dok Roberth, S.Pt.
Statistisi Muda BPS Kabupaten Mamasa, Roberth, S.Pt. 

Oleh: Roberth, S.Pt.
Statistisi Muda BPS Kabupaten Mamasa

SEBAGIAN besar penduduk yang bekerja di Kabupaten Mamasa pada tahun 2021 adalah pekerja informal. Jumlahnya mencapai 79,78 persen atau setara dengan 71.872 orang.

Hal ini sebagaimana dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mamasa dalam publikasi Mamasa dalam Angka 2022.

BPS dalam mengklasifikasikan status pekerjaan terbagi atas dua yakni kegiatan formal dan kegiatan informal. Kegiatan formal mencakup yang berusaha dibantu buruh tetap serta pekerja dengan status karyawan atau pegawai.

Kegiatan informal mencakup berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak dibayar atau tidak tetap, pekerja bebas, serta pekerja keluarga atau tidak dibayar.

Secara umum penyebab utama suatu daerah memiliki pekerja informal yang cukup tinggi adalah karena jumlah penawaran angkatan kerja yang jauh lebih besar dibandingkan dengan penyediaan lapangan pekerjaan formal.

Angkatan kerja yang memiliki keterampilan yang relatif rendah tidak sanggup menciptakan lapangan pekerjaan baru. Termasuk pendidikan yang rendah.

Kondisi ini yang pada akhirnya membuat mereka tidak ada pilihan banyak selain menjadi pekerja keluarga, menjadi buruh harian lepas, atau pekerja serabutan.

Ditambah, saat memasuki masa pandemi Covid-19 membuat daya beli masyarakat sangat rendah sehingga penyediaan lapangan pekerjaan, utamanya di sektor formal sangat rendah, menurun drastis dari sebelum masa pandemi Covid-19.

Jika suatu daerah memiliki pekerja informal yang cukup tinggi maka akan membuat pendapatan masyarakat rendah dan tidak menentu, bahkan bagi pekerja keluarga mereka biasanya tidak dibayar, mereka biasanya hanya membantu kepala rumah tangga dalam proses produksi hasil pertaniannya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved