Pemilu 2024

Masa Kampanye Pemilu 2024 Dinilai Singkat, Eks Ketua Bawaslu RI Khawatir Muncul Masalah Ini

Abhan mengungkapkan, waktu kampanye Pemilu 2024 yang sangat singkat dikhawatirkan muncul masalah logistik.

Editor: Nurhadi Hasbi
jombang.bawaslu.go.id
Eks Ketua Bawaslu RI, Abhan 

TRIBUN-SULBAR.COM - Masa kampanye Pemiliu 2024 yang ditetapkan hanya 75 hari menimbulkan kekhawatiran sejumlah pihak.

Salah satunya adalah mantan Ketua Bawaslu Republik Indonesia, 2017-2022, Abhan.

Abhan mengungkapkan, waktu kampanye Pemilu 2024 yang sangat singkat dikhawatirkan muncul masalah logistik.

Sebab, kata dia, bisa jadi Pemilu 2024 mendatang pesertanya lebih banyak dari pemilu sebelumnya.

"Besok ini apakah akan sama seperti (Pemilu 2019) itu atau lebih atau kurang. Kalau kemudian peserta pemilu 2024 itu lebih, maka tentu problematika dari sisi logistik akan lebih komplek lagi," kata Abhan.

Ia menjelaskan, untuk logistik dalam Pemilu dimulai dari beberapa tahapan.

Mulai dari perencanaan, pengadaan, distribusi, sortir, dan sebagainya.

"Sortir itu butuh waktu karena butuh ketelitian ya," ujar Abhan.

Sebelumnya, DPR RI dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyepakati durasi masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 selama 75 hari.

Hal itu disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani usai melakukan audiensi dengan KPU, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/6/2022).

"Durasi masa kampanye juga sudah disepakati bahwa akan dilaksanakan selama 75 hari," kata Puan.

Puan berharap produksi dan distribusi logistik Pemilu dapat dilakukan sesuai jadwal, sehingga tidak mengganggu tahapan atau jadwal yang sudah disepakati.

"Sehingga pelaksanaan tahapan-tahapan penyelenggaraan pemilu insyaallah sesuai dengan jadwal yang akan ditetapkan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menjelaskan alasan durasi masa kampanye 75 hari karena harus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi.

"Kenapa kami sudah memutuskan 75 hari itu? Lamanya masa kampanye sebenarnya dari awal sudah kami sepakati semua, pemerintah, Komisi II DPR, KPU, dan Bawaslu bahwa di era-era sekarang ini sudah mulai harus berubah metodenya, karena penggunaan teknologi informasi dan seterusnya," ungkapnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kampanye 75 Hari Pemilu 2024, Eks Ketua Bawaslu Khawatir Ada Masalah Logistik

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved