Pilpres 2024

Pengamat Nilai Dukungan Internal PDIP ke Ganjar Kian Rapuh, Trimedya Sebut Rekam Jejak Puan Jelas

Ganjar belakangan fokus menjalankan kerja-kerja politik personalnya lewat kunjungan dan sosialisasi di luar Jawa.

Editor: Nurhadi Hasbi
Ist/TribunSulbar.com
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Jumat (24/9/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM - Setelah disebut jalannya sempit untuk menjadi Capres di Pilpres 2024 karena terancam didepak oleh partainya.

Kini Ganjar Pranowo mendapat sentilan dari politisi PDIP Trimedya Panjaitan.

Sindiran Trimedya pun menjadi sorotan publik.

Karena, dinilai semakin memperjelas adanya keretakan di internal PDIP menuju Pilpres 2024.

Apalagi, sindiran tersebut bakan pertama kali dilakukan para politisi PDIP terhadap orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut.

Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam menilai, peluang Ganjar diusung PDIP sebagai calon presiden di Pilpres 2024 akan semakin kecil jika hal serupa terus terjadi.

"Jika kondisi ini berlanjut, semakin kecil peluang bagi Ganjar untuk mendapatkan restu politik Megawati (Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri)," kata Umam kepada Kompas.com, Kamis (2/6/2022).

"Ibaratnya, jika menyatu dengan kader di internal partainya saja terkendala, bagaimana bisa menyatu dengan rakyat yang sangat heterogen?" tuturnya.

Menurut Umam, akar faksi PDIP ini salah satunya dipengaruhi oleh strategi politik Ganjar yang kurang tepat.

Ganjar belakangan fokus menjalankan kerja-kerja politik personalnya lewat kunjungan dan sosialisasi di luar Jawa.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved