Diduga Hasil Penebangan Liar, 5 Mobil Kayu Ditahan di Pos Polisi Kehutanan Binuang Polman

Salah satu petugas jaga pos polisi kehutanan di Kecamatan Binuang, Hermanto mengatakan, mobil tersebut ditahan pada pukul 01.00 wita.

Penulis: Kamaruddin | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Kamaruddin
Lima mobil pengangkut kayu ditahan di pos polisi kehutanan Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman, Jumat, (3/6/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Sebanyak lima mobil pengakut kayu ditahan di Pos Polisi Kehutanan Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Jumat, (3/6/2022).

Mobil pengangkut kayu tersebut ditahan karena diduga mengangkut kayu hasil penebangan liar di hutan Kabupaten Polman.

Salah satu petugas jaga pos polisi kehutanan di Kecamatan Binuang, Hermanto mengatakan, mobil tersebut ditahan pada pukul 01.00 wita.

Mobil tersebut dari Kabupaten Polman melintas menuju Provinsi Sulsel.

"Sekitar jam 01.00 malam itu ditahan, ia ditahan karena dicurigai membawa kayu hasil penebangan liar" kata Hermanto kepada TribunSulbar.com.

Pantauan Tribun-Sulbar.com mobil tersebut terparkir di depan pos polisi kehutanan Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman.

Lima mobil pengangkut kayu terdiri dari tiga mobil truk pengakut kayu bantalan dan dua mobil pick up mengangkut kayu balok dan papan.

Senada, salah satu pegawai Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Mapilli, Eko Saprianto mengatakan, kayu tersebut ditahan oleh Dinas kehutanan Provinsi Sulbar pada pukul 01.00 dini hari.

Kata dia, kayu tersebut ditahan karena dicurigai membawa kayu hasil dari penebangan liar di hutan.

"Dari dinas kehutanan provinsi yang tahan tadi malam itu, sekitar jam 01.00 wita malam" ucap Eko saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan, saat ini dokumen kepemilikan kayu tersebut sedang dalam tahap pemeriksaan.

"Sementara diperiksa dokumen kayunya, kita tahan karena patut dicurigai" pungkas Eko. (*)

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved