Jalan Rusak Mamasa

Ibu Hamil di Mamasa Keguguran Usai Ditandu Sejauh 14 Kilometer ke Puskesmas

Seorang Bidan Desa Nasri Resita mengatakan, saat ini pasien masih berada di ruang perawatan di RSUD Polman.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Munawwarah Ahmad
Nasri
Warga ditandu di Desa Passembuk, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Ibu hamil Irdawati (26) akhirnya dirujuk ke rumah sakit daerah Polewali Mandar (Polman) untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Kondisi Ibu hamil tiga bulan itu mengalami pendarahan dan akhirnya ditandu warga sejauh 14 kilometer ke Puskesmas Kecamatan Mahalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa  (31/5/2022) kemarin.

Kejadian tersebut, terjadi di Desa Passambuk, Kecematan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

Seorang Bidan Desa Nasri Resita mengatakan, saat ini pasien masih berada di ruang perawatan di RSUD Polman.

"Alhamdulillah kondisinya sudah membaik," kata Nasri kepada Tribun-Sulbar.com, via WhatsApp, Kamis (2/6/2022).

Namun ibu tersebut keguguran akibat pendarahaan karena usia kehamilanya masih muda di umur tiga bulan.

"TIdak melahirkan dia abortus (keguguran),"ujarnya.

Menurut Nasri, kondisi terparahnya karena akses jalan rusak mobil tak dapat melintas jadi warga sakit karena pendarahaan itu harus ditandu.

"Dia sebelumnya di Puskesdes Desa karena pendarahan jadi kita bawa ke Puskesmas dengan cara ditandu," ujarnya.

Kendaraan roda empat dan roda dua sulit melintasi

warga yang ditandu tersebut sedang mengalami pendarahan saat umur kehamilanya tiga bulan (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved