Banjir Malunda

7 Hari Berlalu, Tiga Dusun di Bambangan Masih Terisolir Pemerintah Belum Kirim Ekskavator

sudah memasuki hari ke tujuh belum ada alat berat dikerahkan pemerintah untuk membersihkan material longsoran di sejumlah ruas jalan Desa Bambangan.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Munawwarah Ahmad
Rizaldi
Longsoran di Desa Bambangan, Kecamatan Malunda, Majene, Sulbar yang belum dibersihkan. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Tiga Dusun di Desa Bambangan, Kecamatan Malunda, Majene, Sulbar masih terisolir akibat longsoran.

Saat ini, sudah memasuki hari ke tujuh belum ada alat berat dikerahkan pemerintah untuk membersihkan material longsoran.

Hal tersebut, dibenarkan Kepala BPBD Majene Ilhamsyah saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (2/6/2022).

"Belum ada alat berat ke sana, Sekda sudah berkoordinasi dengan Balai belum ada juga alat berat bisa ke sana," kata Ilhamsyah.

Menurutnya, Balai juga beralasan alat berat sering digunakan hasil disewa dari perusahaan.

Sehingga, saat ini Pemkab Majene terus berkoordinasai agar adanya alat berat ke Bambangan.

"Kita terus berkoordinasi agar ada alat berat ke sana," bebernya.

Sementara, tiga dusun terisolir di antaranya Bambangan 58 KK, Batu Susun 55 KK, dan Bunga 30 KK dipastikan sudah mendapat bantuan.

Adapun, bantuan disalurkan secara manual melalui pemerintah Desa Bambangan.

"Jadi jalanan masuk tiga dusun ini masih bisa dilalui jalan kaki. Makanya kebutuhan masyarakat masih terpenuhi," tandasnya.

Diketahui, bencana banjir melanda Kecamatan Malunda, Majene, Sulbar pada hari Kamis (26/5/2022) lalu.

Selain, banjir di Desa Bambangan juga terdapat jembatan putus yang menghubungkan tiga dusun masih terisolir sampai sekarang.

Karena tiga dusun tersebut terdapat longsoran di tiga titik.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved