Minyak Goreng Curah

Subsidi Dicabut, Harga Minyak Goreng Curah Tembus Rp 18 Ribu per Liter di Pasar Baru Mamuju

Salah satu pedagang, Aan mengungkapkan, minyak goreng curah yang tersedia yakni stok lama.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
Jejeran minyak goreng curah dalam kemasan botol di kompleks pasar baru Jl Abdul Syakur Kelurahan Karema, Mamuju, Rabu (1/6/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pemerintah pusat resmi mencabut subsidi minyak goreng curah per hari ini, Rabu (1/6/2022).

Itu artinya minyak goreng curah tak lagi berpatokan dengan harga eceran tertinggi (HET).

Diketahui selama ini HET minyak goreng curah Rp 14 ribu dalam satu liter.

Di kompleks pasar baru Jl Abdul Syakur Kelurahan Karema, harga saat ini Rp 18 ribu per liter.

Salah satu pedagang, Aan mengungkapkan, minyak goreng curah yang tersedia yakni stok lama.

Sementara stok migor curah yang baru, belum ada yang masuk di kompleks pasar.

"Harga migro sekarang yang stok lama sudah sampai Rp 18 ribu per liter," ungkapnya saat ditemui, Rabu (1/6/2022).

Dikatakan harga migor curah tersebut sudah sesuai dengan biaya modal dikeluarkan pedagang.

Artinya pedagang mengaku hanya untung sedikit dari penjulan migor curah yang di badrol Rp 18 ribu itu.

"Kemarin itu kita hanya untung Rp 500, karena harga diatur tak boleh jual diatas Rp 14 ribu," katanya lagi.

Namun saat ini migor curah stoknya terbatas di kompleks pasar.

Hanya terdapat tiga kios pedagang yang menjual migor curah dalam kemasan botol, itu pun masih stok lama.

Ia memperkirakan jika stok baru sudah masuk, dan subsidinya sudah dicabut, maka harganya akan naik.

Perkiraan pedagang harga migor curah akan mencapai Rp 20 ribu per liter.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved