Lagi Warga Ditandu Sejauh 5 Km ke Puskesmas Akibat Jalan Rusak, Kali Ini di Kabupaten Mamasa

"Mobil Ambulance tidak masuk karena kondisi jalan rusak," kata bidan desa saat dihubungi, Rabu (1/6/2022).

Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
Ist/TribunSulbar.com
Warga ditandu di Desa Passembuk, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Seorang warga di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) harus ditandu warga sejauh lima kilometer untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, Selasa (31/5/2022) malam.

Kejadian tersebut di Desa Passembuk, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

Warga yang sedang sakit itu ditandu lantaran jalan rusak parah.

Kendaraan roda empat dan roda dua sulit melintasi.

Informasi dihimpun Tribun-Sulbar.com, warga yang ditandu tersebut sedang mengalami pendarahan setelah melahirkan sehingga ditandu ke Puskesemas Kecamatan Mehalaan untuk mendapat perawatan.

Seorang Bidan Desa yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pasien ditandu karena mengalami pendarahan.

Baca juga: Januari-Mei 2022, Ada 61 Kasus DBD di Kabupaten Mamuju, Dinkes: Kita Tetap Waspada

Baca juga: TRIBUNWIKI: Jumlah Sekolah Dasar di Polman 332, Guru 3.339 Orang yang Mengajar untuk 43.628 Murid

Warga ditandu di Desa Passembuk, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar),
Warga ditandu di Desa Passembuk, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), (Ist/TribunSulbar.com)

"Mobil Ambulance tidak masuk karena kondisi jalan rusak," kata bidan desa saat dihubungi, Rabu (1/6/2022).

Dia mengatakan, awalnya keluarga pasien mencari mobil untuk membawanya ke puskesmas.

Namun karena kondisi jalan rusak sehingga warga menggotong membantu membawa pasien.

Disebutkan, pasien dalam kondisi pendarahan itu ditandu mulai dari Desa Passembuk hingga Desa Botteng.

"Pasien ditandu itu pada malam hari dan membutuhkan waktu sampai tuju jam dengan berjalan kaki sampai di pusksesmas," ujarnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved