Pilpres 2024

Hasto Beberkan Rencana Pertemuan Megawati dan Jokowi, Bahas Paket Ganjar-Puan di Pilpres 2024?

Hasto mengatakan, pembahasan terkait Pilpres harus dilakukan secara serius dan memerlukan tempat khusus.

Editor: Nurhadi Hasbi
TRIBUN JATENG/WAHYU SULISTIYAWAN
Presiden terpilih, Joko Widodo (dua kiri) berbincang dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri (dua kanan) dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP, Puan Maharani (kiri) serta Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDIP di Marina Convention Center (MCC), Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (19/9/2014). Rakernas yang dihadiri presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) serta sejumlah ketua partai koalisi ini mengusung tema Berjuang untuk Kesejahteraan Rakyat. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Sekeraris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristianto mengatakan tak lama lagi PDIP akan menentukan siapa calon presiden bakal diusung di Pilpres 2024.

Hasto mengungkapkan, dalam waktu dekat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Pertemuan untuk membahas sikap politik PDIP di Pilpres maupun di Pileg 2024 mendatang.

Tapi, Hasto masih merahasiakan kapan Megawati dan Jokowi akan bertemu.

"Pak Jokowi sebagai kader PDI-P ya tentu saja secara periodik bertemu dengan Bu Mega," kata Hasto di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Jumat (27/5/2022).

Hasto mengatakan, pembahasan terkait Pilpres harus dilakukan secara serius dan memerlukan tempat khusus.

"Membahas calon presiden dan wakil presiden tidak bisa dilakukan di pinggir jalan. Itu harus dilakukan di tempat hening," ucapnya.

"Sehingga bisa berkontemplasi untuk melihat secara jernih terhadap apa yang dimaksudkan oleh Bung Karno dengan amanat penderitaan rakyat," lanjut dia.

Ganjar Pranowo-Puan Maharani

Hasto belum lama ini juga menjelaskan kemungkinan partainya mendukung pasangan Ganjar Pranowo dengan Puan Maharani di Pilpres 2024.

Meskipun menilai ide tersebut masih sekadar usulan tim relawan dan komunitas, Hasto tak menutup kemungkinan duet itu.

Hasto menegaskan bahwa PDIP pastinya mengusung calon yang mendapatkan restu dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Menurut dia, Megawati pasti memiliki pertimbangan tersendiri selain aspirasi dari masyarakat.

"Di dalam demokrasi ini kan mereka rakyat, komunitas, bisa menyampaikan aspirasinya. Tetapi dalam konstitusi partai, Ibu Megawati yang akan mempertimbangkan dengan jernih," ujar Hasto di Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 27 Mei 2022.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved