Rabu, 15 April 2026

Berita Mamuju Tengah

Banjir Juga Genangi Desa Pangalloang Mateng, Tinggi Air Capai 1 Meter

Banjir yang terjadi sejak subuh ini diakibatkan luapan air sungai Budong-Budong pasca hujan, Kamis (26/5/2022) kemarin.

Tayang:
Penulis: Samsul Bachri | Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Banjir Juga Genangi Desa Pangalloang Mateng, Tinggi Air Capai 1 Meter
samsul Bachri/Tribun-Sulbar.com
Seorang pemotor yang berboncengan nekat menerobos genangan banjir di jalan poros Desa Pangalloang, Topoyo, Mamuju Tengah (Mateng), Jumat (27/5/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Hujan deras yang terjadi di Sulawesi Barat pada Kamis (26/5/2022) kemarin tak hanya merendam Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene dan Tapalang Mamuju.

Namun juga merendam Desa Pangalloang Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah (Mateng).

Sejumlah dusun terendam.

Banjir yang terjadi sejak subuh ini diakibatkan luapan air sungai Budong-Budong pasca hujan, Kamis (26/5/2022) kemarin.

Kepala Desa Pangalloang, Herman ungkap banjir sudah terjadi sejak pukul 04.00 WITA subuh.

“Puncaknya, sekira pukul 10.00-11.00 Wita, air mencapai satu meter,” kata Herman saat ditemui dilokasi banjir, Jumat (27/5/2022).

Ia katakan, sedikitnya ada empat dusun yang terdampak, sasaran utamanya adalah Dusun Pangalloang, Dusun Karacang dan Dusun Kalubibing.

“Ketiga dusun ini yang menjadi sasaran utama karena dekat dengan bibir sungai,” tandasnya.

Sedangkan dusun lainnya, yakni dusun Kampung Baru merupakan tempat berkumpulnya air dari dusun sasaran luapan.

Akibatnya, aktifitas warga sempat terhenti.

Ia juga mengatakan sebanyak 70 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak.

Hingga pukul 16.00 Wita air lupan sungai Budong-budong masih mengalir di jalan poros desa.

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Samsul Bahri

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved