Liga Inggris

Psy War Ala Pep Guardiola, Remehkan Liverpool, Sebut Man City 'Anak Baru' Liga Inggris

Pep Guardiola mulai berani hina Liverpool dan menyatakan bahwa Man City adalah 'anak baru' dalam percaturan Liga Inggris.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Ilham Mulyawan
kompas.com
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Pada bulan Mei pekan pertama lalu, Pep Guardiola sempat melontarkan psywar sehingga memanaskan pacuan Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris musim 2021/2022.

Pelatih Manchester City itu mengklaim jika orang-orang yang berada di Inggris Raya telah menunjukkan dukungannya kepada Liverpool agar bisa membawa pulang titel juara Liga Inggris musim ini ke kubu The Reds.

Praktis, pernyataan dari Pep Guardiola itu menimbulkan berbagai perdebatan untuk sejumlah kalangan.

Seolah tak jera, pelatih berkepala plontos itu lagi-lagi melempar psywar menjelang laga terakhir berburu gelar juara Liga Inggris musim 2021/2022.

Dikutip dari Liverpool Echo pada Sabtu (21/5/2022), Pep Guardiola menyebut, pernyataan yang ia lontarkan itu tak lepas dari sejarah panjang The Reds.

Pelatih Man City Pep Guardiola (kanan) dan juru taktik Liverpool Juergen Klopp (kiri) bersalaman seusai laga lanjutan Liga Inggris musim 2021-2022 di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, pada Minggu (10/4/2022).
Pelatih Man City Pep Guardiola (kanan) dan juru taktik Liverpool Juergen Klopp (kiri) bersalaman seusai laga lanjutan Liga Inggris musim 2021-2022 di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, pada Minggu (10/4/2022). (kompas.com)

Baca juga: Sembilan Tahun Bergelimang Trofi, Fernandinho Pamit dari Man City, Pulang Kampung ke Brasil

Baca juga: Pep Guardiola Dihantui Rasa Cemas, Sampai Kirim Pesan ke Southampton Kalahkan Liverpool 4-0

"Secara umum karena mereka adalah tim yang lebih banyak sejarah dalam hal gelar, itu normal."

"Jika Anda ingin menyangkalnya, silakan saja. Mungkin saya salah. Tetapi, di negara-negara di seluruh dunia ada dua atau tiga atau empat tim yang lebih banyak didukung orang daripada yang lain," kata Pep Guardiola.

"Orang-orang mendukung Liverpool, Manchester United, Arsenal lebih dari yang lain karena mereka memiliki banyak sejarah," jelasnya.

"Kami adalah ‘orang luar baru’ dalam sedekade terakhir. Kami tidak ada di sana pada saat itu," tuturnya.

Baik Liverpool maupun Man City masih harus bersaing satu sama lain di laga terakhir Liga Inggris musim 2021/2022 guna berebut titel juara.

Mereka terus bersaing di pacuan Liga Inggris musim 2021/2022 dengan hanya perbedaan satu poin saja.

Liverpool sendiri di paruh kedua musim 2021/2022 menunjukkan grafik penampilan yang begitu luar biasa.

Awalnya, Liverpool memiliki jarak poin yang begitu besar yakni 14 poin.

Akan tetapi, saat ini, Liverpool asuhan Jurgen Klopp justru menempel ketat perolehan poin dari The Citizens.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved