Said Saggaf Meninggal
Mengenang Almarhum Said Saggaf, Farid Wajdi: Beliau Birokrat Cerdas & Berintegritas
Farid melanjutkan, pemikiran terkait pemerintahan yang baik sering dituangkan dalam forum dialog formal maupun nonformal.
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Bupati-Mamasa-Periode-2002-2008-HM-Said-Saggaf.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Mengenang almarhum Said Saggaf mantan bupati Kabupaten Mamasa, Sulawesi Selatan, sekarang menjadi Provinsi Sulbar periode 2003-2008.
Said Saggaf dikenal sebagai birokrat yang memiliki integritas tinggi dan perhatian kepada masyarakat.
Hal ini diucapkan oleh kepala dinas pariwisata Provinsi Sulbar, Farid Wajdi kepada TribunSulbar.com, Senin, (16/5/2022).
"Beliau birokkrat yang cerdas, berintegtitas yang memiliki perhatian ke daerahnya agar masa depan lebih baik" kata Farid Wajdi.
Farid melanjutkan, pemikiran terkait pemerintahan yang baik sering dituangkan dalam forum dialog formal maupun non formal.
"Pemikirannya dituangkan dalam berbagai dialog dengan mahasiswakala itu, dalam pertemuan resmi maupun non formal" ucapnya.
Selain itu, Said Saggaf juga dikenal sebagai aktivis kampus pada masanya.
Said Saggaf juga diketahui pernah menjadi dewan pembina organisasi daerah Kesatuan Pelajar Mahasiswa Polewali Mandar Mamasa atau KPM-PMM.
Pernah juga menjadi ketua Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) wilayah Sulawesi Selatan.
Sebagai informasi, bupati Mamasa periode 2003-2008 menghembuskan nafas terakhir pada pagi tadi di Makassar.
Sekretaris pribadj Said Saggaf, Heril mengatakan, Said Saggaf meninggal pada pagi tadi.
"Informasi saya dapat dia meninggal pada pukul 08.47 wita," ucapnya.
Saat ini, jenazah mantan Bupati Mamasa ini masih dalam perjalanan dari Kota Makassar menuju Polewali Mandar.
Rencana jenazah almarhum akan dikebumikan di kampung keluarganya.
Tepatnya di Lantora, Patoke Kabupaten Polewali Mandar. (*)