Pembelajaran Tatap Muka

PTM 100 Persen, Kegiatan Ekstrakurikuler di SMPN 6 Topoyo Mulai Berjalan

“Yah, kita beri keluasan, namun diimbau tetap patuhi prokes dengan sering cuci tangan dan jaga jarak,” pungkasnya.

Penulis: Samsul Bachri | Editor: Hasrul Rusdi
Samsul Bachri/Tribun-Sulbar.com
Kepala Sekolah SMPN 6 Topoyo, Mahmud, saat di konfirmasi di ruang kepala sekolah SMP 6 Topoyo, Jl H. Zainuddin, Bayor, Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah (Mateng), Jumat (13/5/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) telah diberlakukan 100 persen di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar).

PTM 100 persen pun sudah diterapkan kembali di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Topoyo, Jl H. Zainuddin, Mamuju Tengah.

Semua siswa telah mengikuti PTM dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Kepala Sekolah SMPN 6 Topoyo, Mahmud ungkapkan sejak PTM berlangsung sebagian besar kegiatan sekolah sudah mulai berjalan.

“Alhamdulillah, sebagian kegiatan ekskul sudah berjalan dan hari ini ada kegiatan kesenian,” ungkap Mahmud saat ditemui di ruang kepala sekolah, Jumat (13/5/2022).

Ia katakan, selama PTM ini berlangsung, para siswa harus tetap mematuhi prokes, seperti cuci tangan, memakai masker.

Baca juga: Dosen Unasman, Abdul Latief Harap Penjabat Gubernur Sulbar Fokus Pemulihan Ekonomi

Baca juga: VIDEO: Ibu Kantin SD Rimuku Mamuju Raup Untung Rp 400 Ribu Per Hari

Kepala Sekolah SMPN 6 Topoyo, Mahmud, saat di konfirmasi di ruang kepala sekolah SMP 6 Topoyo, Jl H. Zainuddin, Bayor, Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah (Mateng), Jumat (13/5/2022).
Kepala Sekolah SMPN 6 Topoyo, Mahmud, saat di konfirmasi di ruang kepala sekolah SMP 6 Topoyo, Jl H. Zainuddin, Bayor, Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah (Mateng), Jumat (13/5/2022). (Samsul Bachri/Tribun-Sulbar.com)

Sedangkan untuk pemakaian masker itu dikondisikan, sebab terkadang ada anak sulit bernafas ketika memakai masker.

“Yah, kita beri keluasan, namun diimbau tetap patuhi prokes dengan sering cuci tangan dan jaga jarak,” pungkasnya.

Lanjut ia, prokes akan terus diterapkan selama belum ada intruksi dari pemerintah.

“Selama belum ada intruksi bahwa covid-19 sudah hilang, penerapan prokes tetap akan dilakukan,”

Pelaksanaan PTM di SMPN 6 Topoyo ini sudah berlangsung sejak memasuki masa New Normal.

Dimana sekolah ini menjadi salah satu sekolah percontohan PTM pada masa new normal tahun lalu.

Namun PTM secara terbatas, yaitu 50 persen dari jumlah siswa atau berganatian (shift)

Diketahui total jumlah siswa SMP 6 Topoyo ini sebanyak 316 siswa.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Samsul Bahri

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved