Festival Kota Tua Majene

Kabid Pemasaran Dispar Sulbar Sebut Festival Kota Tua Majene Tahun Ini Lebih Meriah

"Kita yakin dan percaya kelak Majene akan besar dan menjadi Kabupaten yang berwibawa di Sulbar, together we can," tutupnya.

Penulis: Masdin | Editor: Hasrul Rusdi
Masdin/Tribun-Sulbar.com
Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Promosi Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Barat, Dra. Hj Sariani Lasami. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Festival Kota Tua Majene 2022 berakhir hari ini, Rabu 11 Mei 2022.

Pembukaan sendiri digelar di Pelataran Boyang Assamalewuang, Kabupaten Majene, Selasa (10/5/2022) siang.

Dimana Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno hadir membuka secara virtual.

Tahun ini menjadi kali kedua Festival Kota Tua Majene digelar, setelah perdana pada Agustus 2021 lalu.

Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Promosi Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Barat, Dra. Hj Sariani Lasami mengatakan tahun ini lebih meriah.

Baca juga: Satgas PPA Desak Kepolisian Percepat Proses Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Kades di Mamuju

Baca juga: Erling Haaland di Man City, Bergaji UMR Jakarta dalam 4 Menit, Sejam Dapat Honda CBR

"Dibanding tahun sebelumnya, ini lebih banyak rangkaian acaranya," tuturnya, Rabu (11/5/2022).

Rangkaian acara tersebut seperti Lepa-lepa rice, Street Musik, Pameran UMKM dan Benda Pusaka.

Juga Gowes Marasa BI, Simposium, permainan tradisional hingga Musik Fest Millenial.

Selain itu, kata dia, jika tahun lalu digelar secara terbatas mengingat kondisi pandemi Covid-19.

"Kalo sekarang lebih terbuka ke masyarakat umum, makanya kita langsungkan secara outdoor di sini (Pelataran Assamalewuang) kalo tahun lalu di Kantor Bupati," bebernya.

Meski demikian, kehadiran Festival Kota Tua Majene ini tetap memiliki tujuan untuk memajukan budaya dan pariwisata di Sulbar khususnya Majene.

"Majene itu punya keunikan sendiri dibanding kabupaten lainnya, makanya kita mau mengendorses destinasi wisata Majene baik dari sisi sejarah, pendidkan, bahari dan budaya," tungkas dia.

Sedikit merunut ke belakang, ia mengatakan dihelatnya festival ini tidak terlepas dari usaha dan dukung semua pihak.

Mengingat untuk bisa lolos masuk Kharisma Event Nusantara tidak lah mudah.

Sehigga, ia berharap lewat festival ini bisa membangun kesadaran bahwa warisan yang besar dijaga keberadannya.

"Kita yakin dan percaya kelak Majene akan besar dan menjadi Kabupaten yang berwibawa di Sulbar, together we can," tutupnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved