Ustaz Menjawab

10 Malam Terakhir Ramada, Sabaruddin: Rugilah Jika Sering ke Masjid dan Tidak I'tikaf

"Jadi ketika orang masuk masjid untuk melakukan ibadah dan salat. Niat i'tikafnya saja itu sudah bernilai ibadah," bebernya.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com
Ustaz Sabaruddin saat hadiri podcast Tribun-Timur.com, Sabtu (23/4/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Malam i'tikaf adalah berdiam diri di dalam masjid oleh orang tertentu dengan niat tertentu demi mencari ridha Allah SWT.

Iktikaf hukumnya sunah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW sangat menganjurkan supaya amalan tersebut ditunaikan pada 10 hari terakhir di bulan Ramadan.

Sama, saat zaman nabi banyaknya berhala berdiri yang menjadi fokus utama para nabi untuk menghancurkannya.

"Makanya manusia yang lalai kepada Allah SWT bisa dikatakan sama dengan berhala," kata Ustadz Sabaruddin saat hadiri podcast Tribun-Timur.com, Sabtu (23/4/2022) malam.

Baca juga: Salurkan Bantuan ke Anak Yatim dan Lansia, AIM Janjikan Bantuan Bedah Rumah Rp 10 Juta

Baca juga: Ustaz Sabaruddin: Malam ke 10 Terakhir Ramadan Waktunya Itikaf, Lebih Fokus

Pada bulan Ramadan, Allah SWT sudah menetapkan 10 terakhir ramadan sebagai hari khusus atau malam i'tikaf.

Sementara itu, ada batas maksimal dilakukan Rasulullah pada malam i'tikaf.

"Batas maksimal sesudah salat Idul Fitri. Artinya dari malam 10 Ramadan terakhir hingga jelang Idul Fitri tempat bisa dilaksanakan i'tikaf," ungkap Sabaruddin.

Bahkan, saat mengikuti mashab safi'i lamanya i'tikaf sama lamanya saat ruku ke sujud.

Sehingga, sata dilihat saat ruku ke sujud itu hanya hitungan menit.

"Jadi ketika orang masuk masjid untuk melakukan ibadah dan salat. Niat i'tikafnya saja itu sudah bernilai ibadah," bebernya.

Makanya, maka rugilah jika sering ke masjid dan tidak melakukan i'tikaf pada malam 10 terakhir ramadan.

Karena i'tikaf hanya bisa dilakukan di masjid saja.

"Mashab Imam Abu Hanifa bisa melakukan i'tikaf di rumah. Ini juga bisa dilakukan perempuan yang tidak bisa ke Masjid," tandasnya.(*)

Laporan Wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved