Kuota Haji Kabupaten Majene Dipangkas 50 Persen, Tahun Ini Hanya 115 Orang Akan Berangkat

Penyebab dipangkasnya kuota haji seiring dengan kebijakan dari pemerintah Arab Saudi yang mengurangi kouta haji Indonesia.

Penulis: Masdin | Editor: Hasrul Rusdi
Masdin/Tribun-Sulbar.com
Calon jemaah haji tengah melihat daftar nama berangkat haji Kabupaten Majene tahun 2022, Jumat (22/4/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Kuota Jemaah Haji Kabupaten Majene tahun 2022 sebanyak 115 orang.

Kepala Seksi Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag), Kabupaten Majene, Muslim menjelaskan jumlah tersebut berkurang 50 persen dibanding tahun 2020.

"Kalo kita menghitung itu kurang lebih 50 persen pengurangan dan pengurangannya dari kuota 2020 sebanyak 260 itu setelah dua tahun tertunda," jelasnya saat wawancara, Jumat (22/4/2022).

Dari penjelan tersebut, kuota haji sebelumnya capai 260 orang.

Penyebab dipangkasnya kuota haji seiring dengan kebijakan dari pemerintah Arab Saudi yang mengurangi kouta haji Indonesia.

Baca juga: Alasan Pria di Brebes Namai Kedua Anaknya Lalu Dunia Pun Tersenyum dan Semuanya Menjadi Indah

Baca juga: Kemenkumham Sulbar Akan Terus Laksanakan Pemetaan Peraturan atau Rancangan Peraturan Daerah

Muslim menambahkan, jemaah yang bisa berangkat sebanyak 115 tersebut adalah mereka yang berusia 65 tahun ke bawah.

"Sesuai kebijakan pemerintah Arab Saudi bahwa usia 65 tahun ke atas itu ditunda keberangkatannya," ujarnya.

Daftar nama 115 orang tersebut telah dikeluarkan Kemenag, bersama 23 CJH cadangan.

Selanjutnya nama yang keluar akan melanjutkan proses administrasi untuk keperluan keberangkatan.

"Setelah ada daftar nama, kami mempersiapkan administrasi baik pasportnya maupun kelengkapan yang lain," pungkas Muslim.

Adapaun total jumlah pendaftar CJH Kabupaten Majene mencapai 4.223.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved