56 Calon Jemaah Haji Majene Terancam Batal Berangkat Karena Aturan Usia 65 Tahun

"Sesuai kebijakan pemerintah Arab Saudi bahwa usia 65 tahun ke atas itu ditunda keberangkatannya," ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenag Majene.

Penulis: Masdin | Editor: Hasrul Rusdi
kompas.com
Seorang polisi perempuan Saudi berjaga-jaga saat jemaah haji melakukan Tawaf terakhir, di kota suci Mekkah, Arab Saudi, 20 Juli 2021. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Kepala Seksi Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag), Kabupaten Majene, Muslim mengungkapkan calon jemaah haji yang bakal diberangkatkan adalah mereka yang sebelumnya tertunda.

Muslim menambahkan calon jemaah haji yang bisa berangkat adalah mereka yang berusia 65 tahun ke bawah.

"Sesuai kebijakan pemerintah Arab Saudi bahwa usia 65 tahun ke atas itu ditunda keberangkatannya," ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenag Majene, Jl Melati, Labuang, Banggae Timur, Jumat (22/4/2022).

Atas kebijakan terserah, setidaknya 56 calon jamaah haji (CJH) dari Kabupaten Majene batal berangkat ke tanah Suci Mekah tahun ini.

"Untuk jemaah Majene ini ada yang masuk dalam kategori itu sebanyak 56 orang yang kelahirannya sebelum 8 Juli," terangnya.

Baca juga: Kemenkumham Sulbar Serahkan Bantuan ke Pengurus Panti Asuhan Manakarra Muhammadiyah

Baca juga: Diganggu Terus, Si Leher Beton Mike Tyson Hadiahkan Pukulan Bertubi-tubi kepada Penumpang Pesawat

Sedangkan tahun ini, sebanyak 115 orang dari Kahupaten Majene akan diberangkatkan.

Jumlah tersebut sesuai kuota diterima kabupaten Majene tahun ini.

Daftar nama tersebut telah dikeluarkan bersama 23 CJH cadangan lainnya.

Adapaun total jumlah pendaftar CJH Kabupaten Majene mencapai 4.223.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved