Opini

THR yang Dinanti, Solusi Sejahtera?

Meski realitasnya masih ada beberapa pengusaha yang tidak bisa membayarkan hak pekerja tersebut dikarenakan faktor keuangan perusahaan.

Editor: Nurhadi Hasbi
DOK Penulis
Ina Ummu Faiz, Anggota Komunitas Literasi WCWH 

Dengan demikian, berharap terwujudnya kesejahteraan dalam sistem kapitalis ini adalah mustahil bagi rakyat.

Sebab, setiap kebijakan yang lahir dari sistem ini alih-alih menyejahterakan rakyat, yang ada justru membebani ekonomi rakyat, salah satunya pengenaan pajak yang tinggi.

Oleh karena itu, seharusnya yang menjadi perhatian utama pemerintah adalah bagaimana bisa memberikan kesejahteraan kepada pekerja secara utuh dalam menjalani roda ekonomi kehidupan saat ini dan akan datang.

Berkaca dari Kisah Khalifah Umar bin Abdul Aziz telah masyhur diketahui banyak orang bahwa beliau mampu menyejahterakan seluruh rakyatnya meski hanya tiga tahun berkuasa, namun berhasil membuat rakyatnya sejahtera sehingga tidak ada seorang pun yang berhak menerima zakat.

Semua itu dikarenakan penerapan sistem dan aturan yang bersumber dari-Nya. Dan juga penerapan sistem ekonomi Islam yang hanya berfokus pada umat.

Juga kisah Khalifah Umar bin Khaththab ketika beliau memanggul sendiri sekarung gandum untuk diberikan kepada seorang ibu dan kedua anaknya yang sedang kelaparan.

Semua ini semata adalah wujud tanggung jawab penguasa dalam memenuhi setiap kebutuhan individu rakyatnya dan juga karena rasa kasih sayangnya pada rakyatnya.

Dengan demikian, Islamlah yang mampu menjamin terpenuhinya kebutuhan setiap individu tanpa mengandalkan bantuan temporal seperti tunjangan hari raya. Wallahu A'lam.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved