Demo Serentak 11 April
Mahasiswa Aliansi Majene Bergerak Turun ke Jalan Serukan Revolusi
Ratusan massa aksi ini berdemo di Bundaran Pusat Pertokoan, Kecamatan Banggae, Majene.
Penulis: Masdin | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Mahasiswa-Majene-juga-turun-ke-jalan-dengan-menyuarakan-berbagai-tuntutan-Senin-1142022.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Aliansi Majene Bergerak juga ikut turun aksi demonstrasi hari ini, Senin (11/4/2022).
Ratusan massa aksi ini berdemo di Bundaran Pusat Pertokoan, Kecamatan Banggae, Majene.
Terlihat massa aksi membakar ban mobil bekas di perempatan jalan tersebut.
Juga secara berganti mahasiswa melakukan orasi dengan pengeras suara.
Salah satu mahasiswa, Andi Satria Maulana saat orasi menyerukan kata revolusi.
"Yang kita butuhkan saat ini adalah revolusi, perubahan total, karena rezim Joko Widodo tidak hadir untuk kepentingan rakyat," ujar mahasiswa tersebut.
Kata revolusi juga kemudian dikeluarkan oleh massa aksi secara bersamaan.
Ditemui sebelum aksi, Jendral Lapangan (Jenlap) Adri mengatakan, massa aski hadir sekitar 500 orang.
"Minimal 500 orang baik dari internal dan eksternal kampus di Majene," ujarnya saat ditemui Tribun-Sulbar.com.
Adapaun setidaknya tuntutan disuarakan yakni cabut kenaikan PPN 11 persen, tolak kenaikan BBM, tolak pemindahan IKN, evaluasi sistem pendidikan nasional, tolak penundaan Pemilu 2024 serta tolak presiden 3 periode.
"Bukan hanya tuntutan nasional, tapi kami juga membawa tuntutan daerah," kata dia.
Adapun dari aksi ini arus lalu lintas dari arah dialihkan untuk sementara.
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar. Masdin