HUKUM Hubungan Badan Suami Istri Pada Siang Hari di Bulan Ramadan, Tak Hanya Membatalkan Puasa!

Saking terlarangnya, jika melakukan hubungan badan di siang hari saat puasa, maka bisa mendapatkan hukuman berupa denda atau kafarat.

Editor: Nurhadi Hasbi
Freepik.com
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh Polewali Mandar Minggu 10 April 2022 & Niat Puasa Ramadan 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Bagaimana hukum suami istri melakukan hubungan saat menjalankan puasa di bulan ramadan?

Tribun-Sulbar.com, akan menyajikan jawaban dalam artikel ini.

Melakukan hubungan badan di siang hari saat puasa di larang keras oleh agama.

Tak hanya membatalkan puasa, tapi bisa berakibat hal lain.

Saking terlarangnya, jika melakukan hubungan badan di siang hari saat puasa, maka bisa mendapatkan hukuman berupa denda atau kafarat.

Hukuman atau denda tersebut dalam istilah Islam disebut dengan kafarat jima'.

Kafarat dalam Ensiklopedi Hukum Islam diartikan sebagai denda yang wajib ditunaikan seseorang disebabkan oleh suatu perbuatan dosa.

Sama halnya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Kafarat diartikan denda yang harus dibayar karena melanggar larangan Allah atau melanggar janji.

Secara umum, terdapat empat macam kafarat, yakni kafarat zhihar, kafarat pembunuhan, kafarat sumpah dan kafarat jima'.

Kafarat Jima' merupakan denda yang dikenakan kepada orang-orang yang membatalkan puasa karena melakukan hubungan suami istri di siang hari pada saat puasa ramadan, atau jima'.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved