Bedug Raksasa di Masjid Nuruttaubah Lapeo Polman Ramai Dikunjungi Selama Ramadan

Tidak hanya bedug raksasa, Alquran raksasa berukuran 1,5 meter kali 2 meter juga ada Masjid Nuruttaubah Lapeo.

Penulis: Kamaruddin | Editor: Hasrul Rusdi
Kamaruddin/Tribun-Sulbar.com
Bedug raksasa' berukuran dua meter terpajang di Masjid Nuruttaubah KH Muhammad Tahir Imam Lapeo, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polman, Sabtu (9/4/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Bedug raksasa di pelataran Mesjid Nuruttaubah Imam Lapeo, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menyita perhatian warga.

Pasalnya bedug raksasa ini memiliki panjang dua meter dan tinggi hingga tiga meter.

Penjaga masjid, Nurdin mengatakan, bedug tersebut dipesan dari Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah.

Bedug raksasa menggunakan kulit sapi dengan panjang sekitar 130 centimeter.

Terlihat body bedug juga tertulis nama Mesjid Nuruttaubah Imam Lapeo dan beberapa tulisan Alquran lainnya dengan menggunakan ukiran tangan.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Kabupaten Majene Sabtu 9 April 2022 Lengkap Doa Buka Puasa

Baca juga: Laznas Baitul Maal Hidayatullah Kembali Menerima Penyaluran Zakat Tahun Ini

Sementara bagian atas bedug terlihat tasbih besar yang terbuat dari tempurung kelapa kering yang disambung menggunakan tali hingga berbentuk tasbih.

Tampak para pengunjung yang datang di masjid takjub melihat bedug raksasa tersebut.

Tidak hanya bedug raksasa, Alquran raksasa berukuran 1,5 meter kali 2 meter juga ada Masjid Nuruttaubah Lapeo.

Alquran raksasa tersebut memiliki berat 50 kilogram, lengkap dengan 114 surat dan memiliki 610 halaman.

Salah Satu penjaga Masjid Nuruttaubah mengatakan, Alquran tersebut di cetak di kota Kudus, provinsi Jawa Tengah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved