Desa Bambu

Usai Salat Subuh, Anak-anak di Desa Bambu Mamuu Main Petasan Spirtus

Terdengar suara letupan keras yang diarahkan ke atas langit hingga bunyi seperti senjata atau pistol polisi.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Abd Rahman
Anak-anak di Desa Bambu, Mamuju, sulawesi Barat (Sulbar) main petasan spiritus usai salat subuh, Rabu (6/4/2022) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Anak-anak di Desa Bambu, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), bermain petasan spirtus usai salat subuh.

Mereka, meletuskan petasan spirtus di jembatan jalan poros Desa Tadui, Mamuju, Rabu (6/4/2022).

Pantuan Tribun-Sulbar.com, terlihat petasan yang mereka gunakan terbuat dari kalen susu dan botol air mineral.

Kemudian, dirakit atau dibuat hingga panjang sekitar satu meter.

Terdengar suara letupan keras yang diarahkan ke atas langit hingga bunyi seperti senjata atau pistol polisi.

Ledakan beruntun yang mengagetkan ini, dilakukan berkali-kali di pinggir jembatan.

Suara letupanyapun terkadang nyaring seperti bunyi ban mobil pecah.

Pemilik petasan Takdir mengaku, senang saat bermain petasan spirtus.

"Ini hemat kak karena tidak perlu lagi beli petasan, cukup beli air spirtus sudah lama dipake," Kata Takdir.

Menurutnya, permainan sudah menjadi hiburan di bulan ramadan.

"Kalau sudah salat subuh atau sore-sore pergi lagi main petasan sama teman-teman," ungkapnya.

Ia menjelaskan, untuk membunyikan petasan tersebut cukup diisi dengan spirtus lalu di tembakkan sudah bunyi.

"Bunyinya itu bisa sampai bikin kaget orang-orang kak karena seperti senjata," pungkasnya (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved