Hari ke-4 Ramadan 1443, Kasus Covid-19 di Pasangkayu Sisa 9 Kasus
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Pasangkayu, H Samhari SKM, terkait data terbaru kasus covid-19 di daerah ini.
Penulis: Egi Sugianto | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kadinkes-Pasangkayu-Sulbar-H-Samhari-SKM.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Memasuki hari ke empat bulan suci Ramadan 1443 H tahun ini, data kasus Covi-19 di Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat menurun.
Tercatat hanya tinggal 9 orang pasien terpapar Covid-19.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Pasangkayu, H Samhari SKM, terkait data terbaru kasus covid-19 di daerah ini.
“Kasus Covid di Pasangkayu sudah turun,” kata Samhari, saat ditemui ketika mendampingi tim BPOM Mamuju melakukan pengawasan dan pemeriksaan makanan menu buka puasa di Pasar lama Pasangkayu, Jalan Andi Depu Kecamatan Pasangkayu, Rabu (6/4/2022).
Disampaikan selama badai covi-19 terjadi di tanah air termasuk di Pasangkayu dan sekitarnya, tercatat sudah ada 2.358 jumlah kasus terpapar covid-19.
“Untuk saat ini, bertepatan di hari keempat Ramadan ini, kasus Covid-19 di Pasangkayu tinggal sembilan orang saja,” jelasnya.
Samhari, memastikan saat ini sudah tidak ada pasien yang dirawat di Rumah Sakit.
“Ke sembilan orang terpapar Covid ini, masing-masing menjalani isolasi mandiri di rumah,” katanya.
Dari 2.358 kasus covid-19 di pasangkayu, tercatat ada 2.296 dinyatakan sembuh.
Kemudian tercatat ada sebanyak 53 orang meninggal dunia akibat Covi-19.
Meski data kasus Covid-19 di Pasangkayu, sudah mengalami penurunan, Samhari tetap menghimbau warga agar tetap patuh dengan protokoler kesehatan.
“Setelah ini semoga tidak ada lonjakan kasus baru lagi. Untuk itu kami himbau warga agar tetap mematuhi protokoler kesehatan,” imbuhnya.(*)
Laporan Tribun-Sulbar.com Egi Sugianto