minyak goreng mahal

Harga Minyak Goreng Melonjak di Mamasa, Kabid Perdagangan: Ini Boomerang

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen di bulan suci ramadan, dia mengaku pihaknya akan mengadakan pasar murah dalam waktu dekat.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Samuel Mesakaraeng
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mamasa, Wardiansyah/Semuel Mesakaraeng 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Kenaikan harga minyak goreng di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menjadi boomerang bagi pemerintah daerah.

Hal itu diungkap Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mamasa, Wardiansyah, saat ditemui di kantornya, Jl Demmatande, Selasa (5/3/2022) siang.

Dia menjelaskan, kenaikan harga minyak goreng menjadi boomerang bagi pemerintah.

Pasalnya, di satu sisi ini menjadi kebutuhan primer masyarakat, di sisi lain harga minyak goreng sulit ditekan lantaran umumnya di Indonesia mengalami kenaikan harga.

"Beruntung harga minyak goreng kemasan dua liter hanya Rp 70 ribu, kalau di daerah lain bahkan hingga Rp 90 ribu," ujarnya.

Dia tak menampik, ketersediaan minyak goreng di Mamasa sudah terbilang stabil.

Hanya saja, harganya sangat menyulitkan konsumen.

"Yang kemasan satu liter itu mencapai Rp 35 ribu," sebut Wardiansyah

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen di bulan suci ramadan, dia mengaku pihaknya akan mengadakan pasar murah dalam waktu dekat.

Terkait kapan waktunya, Wardiansyah mengaku belum bisa memastikan kapan dilaksanakan.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved