Penipuan

Korban Dugaan Penipuan Anak Wakil Bupati di Sulbar Kembali Dipanggil Polisi

Diketahui, Muna Yasmin melaporkan anak wakil bupati di Sulbar ke Polresta Mamuju atas dugaan kasus penipuan.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Munawwarah Ahmad
Ist/Tribun-Sulbar.com
Munayasim, Korban Dugaan Penipuan saat berada di Polresta Mamuju, Jl Ks Tubun, Mamuju, Selasa (15/3/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Korban dugaan penipuan anak salah satu wakil bupati di Sulbar kembali dipanggil polisi Polresta Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (23/3/2022).

Ialah Muna Yasmin warga asal kota Denpasar Bali.

Muna dipanggil untuk dimintai keterangan atau informasi tambahan terkait dugaan kasus penipuan yang dialami.

Diketahui, Muna Yasmin melaporkan anak wakil bupati di Sulbar ke Polresta Mamuju atas dugaan kasus penipuan.

Kuasa hukum pelapor Sukmawati mengatakan, sejauh ini masih menuggu proses hukum.

"Pagi tadi kami mendapat informasi klien kami diminta datang ke kantor polisi," kata Sukmawati kepada Tribun-Sulbar.com via telepon, Rabu (23/3/2022) pagi.

Namun, pemanggilan tersebut belum diketahui pukul berapa ataukah jadi atau tidak memenuhi panggilan polisi.

Sukma juga berharap kerja sama penyidik untuk tetap mengikuti proses hukum yang berlaku.

"Semoga apa yang kami bicarakan pada saat tahapan mediasi dan kami dijanji diproses secara cepat," pungkasnya.

Sebelumnya, Kasus dugaan penipuan terjadi di Sulawesi Barat (Sulbar).

Kasus ini dilaporkan oleh gadis asal Kota Denpasar, Bali bernama Muna Yasmin.

Sementara pihak terlapor adalah NF yang merupakan anak seorang Wakil Bupati di wilayah Sulbar.

Muna Yasmin saat ditemui Polresta Mamuju, Jl Ks Tubun, Mamuju, Selasa (15/3/2022), mengaku telah kehilangan uang hingga Rp 65 juta (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved