Polrestabes Makassar Tahan Pelaku Dugaan Penipuan Pembangunan Rumah di Mamuju Tengah

Sedangkan, dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Transmigrasi Sulbar, H Ibrahim enggan berkomentar terkait kasus tersebut.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Ist/Tribun-Sulbar.com
Surat pemeriksaan terduga pelaku penipuan atau penggelapan uang pada proyek pembangunan rumah hunian warga Transmigrasi di Mamuju Tengah, Sulbar. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Polrestabes Makassar menangkap pelaku dugaan penggelapan uang pada proyek Pembangunan Rumah Hunian Warga Transmigrasi di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar).

"Yang ibu pelakunya, sudah ditahan," kata Wakasat Polrestabes Makassar, AKP Jufri Natsir saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (12/3/2022).

Namun demikian, Jufri Natsir belum membeberkan siapa-siapa saja yang sudah diperiksa.

Termasuk, belum mengetahui apakah pejabat Dinas Transmigrasi Sulbar sudah diperiksa.

"Senin saya liat progresnya karena saya belum tau siapa-siapa yang sudah di periksa anggota," bebernya.

Sebelumnya, salah satu keluarga korban Ahmadi Tanwin yang tidak ingin disebutkan namanya membeberkan kasus tersebut sudah ditangani Polrestabes Makassar.

Baca juga: Profil Akmal, Bek Persipal Palu di Liga 3 2022: Putra Pasangkayu Sulawesi Barat

Baca juga: Mengenal Tenun Sekomandi Asal Kalumpang, Ikut Pameran Dubai Expo 2022 Wakili Sulbar

Dia menceritakan kronologi penipuan dilakuka pelaku kepada keluarganya.

"Ini penipuan yang mengatas namakan Dinas Transmigrasi Sulbar. Pelakunya adik iparnya Pak Bayu yang merupakan pejabat di Dinas Transmigrasi Sulbar," ungkapnya.

Selain itu, sudah satu tahun lebih menunggu niat baik pelaku mengembalikan dana pinjamannya.

Namun, hingga kini belum juga diganti.

"Pernah dipertemukan, baru alasannya belum ada cair di Dinas Transmigrasi," ujarnya.

Sedangkan, dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Transmigrasi Sulbar, H Ibrahim enggan berkomentar terkait kasus tersebut.

Karena dia mengaku tidak tahu persoalan kasus tersebut.

"Kami tidak tau terkait hal tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, korban Ahmadi Tanwin melaporkan kasus tersebut kepada Polrestabes Makassar.

Sehingga, pada tanggal 9 Maret 2022 lalu terduga pelaku yakni Ekha Atirah telah ditahan di Polrestabes Makassar setelah selesai menjalani pemeriksaan.(*)

Laporan Wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved