Pemilu 2024

Wacana Penundaan Pemilu 2024, Gerindra Sulbar: Kita Taat Konstitusi Saja

Justru DPP Gerindra meminta semua kader agar lebih menyiapkan diri menghadapi Pemilu 2024.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Hablu Hambali
Sekretaris DPD Gerindra Sulbar Isra D Pramulya foto bersama Prabowo. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Sekretaris Parta Gerindra Sulbar Isra D Pramulya menanggapi terkait wacana penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Sampai saat ini, kata Isra belum mendapat perintah dari DPP Gerindra.

"DPP Gerindra belum ada aba-aba untuk undur gas tentang penundaan Pemilu 2024 mendatang," kata Isra saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Jumat (11/3/2022).

Justru DPP Gerindra meminta semua kader agar lebih menyiapkan diri menghadapi Pemilu 2024.

Termasuk, memenangkan Gerindra pada Pemilihan Legislatif dari berbagai jenjang.

"Kami malah diminta makin kencang konsolidasi. Jadi kita taat konstitusi saja," ungkapnya secara singkat.

Diketahui, hingga kini usulan anggaran untuk pesta demokrasi 5 tahunan di Indonesia itu belum disetujui oleh DPR RI dan pemerintah.

KPU semula mengajukan anggaran sebesar Rp 86 triliun.

Namun, anggaran itu kini dipangkas melalui hasil rasionalisasi menjadi Rp76,6 triliun.

Pemenuhan anggaran akan dibagi melalui empat sumber, yakni APBN 2022, 2023, 2024 dan 2025.

Namun demikian, belum ada anggaran yang cair hingga Maret 2022 ini. 

Tarik ulur keputusan politik mengenai anggaran itu masih terjadi meski Juni 2022 nanti akan memasuki tahapan pertama pemilu.

Berdasarkan Pasal 167 ayat (6) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 (UU Pemilu), tahapan pemilu diwajibkan dimulai minimal 20 bulan sebelum hari pemungutan suara. Artinya, tahapan Pemilu 2024 akan dimulai Juni 2022.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved