HUT Mamasa

Aksi Unjuk Rasa Puluhan Mahasiswa di Kabupaten Mamasa Nyaris Adu Jotos, Ini Penyebabnya

"Kami sangat menyayangkan aksi anarkis yang dilakukan beberapa oknum," kata Rihardes, Koordinator Lapangan Aksi.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
aksi adu jotos antar mahasiswa dan pihak pemda saat audiens berlangsung di aula rumah jabatan bupati mamasa, Jumat (11/3/2022) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), sempat memanas, Jumat (11/3/2022).

Kericuhan nyaris terjadi saat mahasiswa melakukan audiens bersama Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi dan Ketua DPRD Mamasa, Orsan Soleman B, di Aula Rumah Jabatan Bupati.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa dari berbagai universitas menggelar unjuk rasa di Jl Emmy Saelan, sekitar lokasi kegiatan perayaan HUT Mamasa, Jumat (11/3/2022) siang.

Puluhan mahasiswa ini menuntut pemerintah Kabupaten Mamasa meningkatkan pembangunan infrastruktur di usia 20 tahun Mamasa.

Dari pantauan Tribun-Sulbar.com, terdapat dua kubu massa aksi.

Baca juga: Owner Nasu Likku Titik Temu, Yudha Berbagi Cerita Bisnis Kuliner Malam Ini Pukul 19.00

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Puluhan Mahasiswa Warnai Perayaan HUT ke-20 Kabupaten Mamasa

Puluhan Mahasiswa bersitegang dengan aparat keamanan saat gelar unjuk rasa peringati HUT ke-20 Kabupaten Mamasa, Jumat (
11/3/2022).
Puluhan Mahasiswa bersitegang dengan aparat keamanan saat gelar unjuk rasa peringati HUT ke-20 Kabupaten Mamasa, Jumat ( 11/3/2022). (Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng)

Yakni kubu Kesatuan Mahasiswa Kabupaten Mamasa (KMKM) dan Gerakan Kolaborasi Masyarakat Mamasa (Gerbong).

Usai berorasi, massa pengunjuk rasa lakukan audiens di Aula Rumah Jabatan Bupati Mamasa.

Audiens ini berlangsung alot dan bahkan, dari pantauan Jurnalis Tribun-Sulbar.com, peserta audiens sempat ricuh.

Kericuhan terjadi saat seorang dari mahasiswa menyampaikan aspirasinya, namun mikrofon yang digunakan berusaha dirampas oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Welem.

Suasana pun semakin tegang, saat salah seorang anggota Satgas Covid-19 Kabupaten Mamasa, diketahui bernama Rudi, saat hendak melayangkan tinjunya kepada salah seorang mahasiswa.

Beruntung, aksi adu jotos itu berupaya dihentikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Ernesto Randan.

Ketegangan teredam, saat Kapolres Mamasa berupaya menenangkan massa.

"Kami sangat menyayangkan aksi anarkis yang dilakukan beberapa oknum," kata Rihardes, Koordinator Lapangan Aksi.

Sementara itu, Kapolres Mamasa, AKBP Harry Andreas mengatakan, pihaknya meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dilakukan anggotanya.

"Tadi saya langsung turun menenangkan kedua belah pihak dan memberikan pengertian, alhamdulillah bisa berjalan kembali," tandasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved