ODGJ Polman
Cerita ODGJ Kabur dari Makassar dan Jalan Kaki Pulang ke Polman
Ia kabur dari rumah sakit dan jalan kaki dari Makassar ke Kabupaten Polewali Mandar.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/ODGJ-asal-Luyo-Polman-dikurung.jpg)
TRIBUN-SULBAR. COM, POLMAN - Seorang pria asal Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) terpaksa dikurung di kolom rumah miliknya.
Pria berinisial BR (34) dikurung dengan mengunakan pagar besi karena dikhawatirkan mengamuk dan menganggu orang lain.
Sepupu pasien orang dengan gejala gangguan jiwa, Sama dia menceritakan BR pernah dirawat di rumah sakit Dadi Kota Makassar, Sulawesi Barat.
Kendati demikian, ia kabur dari rumah sakit dan jalan kaki dari Makassar ke Kabupaten Polewali Mandar.
"Tidak tau kenapa bisa pulang, dia jalan kaki kesini. Kalau ditanya kenapa pulang, yang dia bilang sembuhma, " ucap Ramadia.
Selain di rawat di Rumah Sakit Dadi Makassar, ia juga pernah dirawat di Rumah Sakit Polewali Mandar.
Keluarga mengaku sudah berupaya untuk memberikan pengobatan terhadap BR. Tidak hanya lewat rumah sakit, tapi pengobatan tradisional.
Keluarga saat ini hanya bisa pasrah dengan kondisi dialami BR. BR sudah hampir 10 tahun mengalami gangguan jiwa.
Ramadia sangat menginginkan agar BR tidak dikurung. Tetapi mereka tidak bisa berbuat apa karena khawatir akan mencelakai orang lain.
"Dulu waktu pulang dari rumah sakit, dia mengamuk dan memukul saudaranya, " ucapnya.
Kekhawatiran keluarga, karena BR pernah membawa atau menenteng senjata tajam jenis parang.
Selama dikurung, BR sudah mendapat perhatian dari tenaga kesehatan maupun para relawan.