Cerita Sukses Burapia Handcraft

Cerita Sukses Umi Nurisma Kembangkan Bura'pia Handcraft, Aksesoris Modern Berbahan Lipa Saqbe Mandar

Bura'pia Handcraft, merupakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Lokopadis, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Ilham Mulyawan
tangkapan layar zoom
Umi Nurisma (kiri) saat tampil sebagai narasumber Ngobrol Bisnis Tribun-Sulbar, Jumat (25/2/2022) 


TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Owner Bura'pia Handcraft Umi Nurisma berbagi cerita di program Ngobrol bisnis, Jumat (25/2/2022) malam.

Bura'pia Handcraft, merupakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Lokopadis, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Ownernya, ialah wanita cantik kelahiran 20 September 1996, yang juga berprofesi sebagai guru.

Saat ini ia menyusun konsep tenun Mandar atau lipa saqbe ke dalam produk fashion kekinian.

Produk yang dibuatnya, merupakan aksesoris menggunakan kain Lipa Saqbe Mandar sebagai bahan utama.

"Usaha ini bergerak di bidang aksesoris kekinian, atau motifnya bergaya modern," terang Umi Nurisma saat acara ngobrol bisnis.

Usahanya tersebut sangat didukung oleh pihak keluarga dan kerabat di sekitarnya.

Para karyawanya pun yang merupakan penenun semuaya dari keluarga Umi Nurisma.

Umi sapaan akrabnya bercerita awal mula merintis usahanya tersebut.

Bermula dari kakaknya yang ingin tampil beda, kenakan aksesori sa'be Mandar.

Kemudian menarik perhatian teman kerabatnya dan tertarik untuk membeli.

"Disitulah mulai berfikir untuk membuat dan menjualnya," terang Umi yang juga guru BK tersebut.

Lambat laun, ia pun menangkap peluang pasar dari usaha tenunan motif lipa sa'be.

Yakni pengembangan motif kekinian atau modern dalam menarik para milenial, dan tetap pertahankan budaya motif Mandar.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved