Lambang Manajie, Kebebasan Berekspresi yang Pertanyakan Keberadaan dan Keberpihakan Pemerintah

Sebab banyak masalah yang mungkin dianggap lebih penting diselesaikan, ketimbang merubah logo yang selama ini tidak pernah bermasalah.

Editor: Ilham Mulyawan
Dokumentasi Edyatma Jawi untuk Tribun-Sulbar.com
Sekretaris AJI Mandar, Edyatma Jawi 

Oleh:
Edyatma Jawi
Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI)

TRIBUN-SULBAR.COM - Perubahan logo Pemkab Majene beberapa pekan belakangan memang menjadi buah bibir.

Banyak yang setuju namun tak sedikit pula yang kontra.

Sekaitan munculnya gambar yang mirip dengan logo Pemkab Majene, saya melihatnya, itu sebagai bentuk satire atau sindiran dengan media gambar terhadap Pemkab Majene.

Beredar sebuah rancangan logo di media sosial Facebook.

Baca juga: Polemik Lambang Majene, Harun: Jangan Urus Itu Dulu, Nasib Penyintas Gempa di Aholeang Lebih Penting

Unggahan tersebut juga menyebut akun bernama Irsan Kamaruddin.

Diduga sebagai orang yang merancang logo tersebut.

Plesetan Logo Manajie
Plesetan Logo Manajie (ist)

Menurut saya, ini bentuk curhatan seorang warga, atas sikap pemerintah yang seakan acuh terhadap permasalahan ayng sudah ada selama ini.

Sebab banyak masalah yang mungkin dianggap lebih penting diselesaikan, ketimbang merubah logo yang selama ini tidak pernah bermasalah.

Dalam gambar tersebut ada empat hal yang hendak ditampilkan, yakni kondisi penyintas gempa yang masih tinggal di lokasi ungsi dengan kondisi memprihatinkan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved