Kecam Kasus Pencabulan 7 Santriwati, Aktivis KPMM Mamuju Minta Pelaku Dihukum Berat

"Pelaku harus diberikan efek jerah sesuai aturan yang berlaku di Republik ini," ungkap alumni IAIN Pare-pare tersebut.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
Reskrim Polresta Mamuju
Pelaku Pencabulan 7 Santri di Mamuju, inisial AR (47). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Aktivis Kerukunan Pelajar Mahasiswa Mamuju (KPMM) Kota Pare-pare, Ahchmad Faisal Dinejad, mengecam tersangka pencabulan di salah satu Madrasah di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Pelaku pencabulan tujuh santriwati itu tak lain dari Pimpinan Madrasah yaitu Abdul Rasyid (47).

Beberapa santriwati yang jadi korban pencabulan juga mendapat ancaman senjata jenis pistol Air Gun dari pelaku.

Diketahui, pelaku melakukan aksi bejatnya di kediamannya di Mamuju dan adapula di luar daerah Sulawesi Barat (Sulbar).

Baca juga: Kakanwil Kemenag Sulbar, Muflih Sesalkan ASN Pimpinan Madrasah Tersandung Kasus Pencabulan

Baca juga: POPULER SULBAR: Puteri Indonesia Defanda Azzahra | Ketua DPRD Sulbar Diserang Warganet

Pria sapaan Ical ini, meminta agar pelaku diberikan sanksi dan mendapat hukuman seberat-beratnya.

"Pelaku harus diberikan efek jerah sesuai aturan yang berlaku di Republik ini," ungkap alumni IAIN Pare-pare, kepada Tribun-Sulbar.com, melalui pesan WhatsApp, Senin (7/3/2022).

Menurut aktivis HMI Cabang Pare-pare ini, kasus ini nyata sebagai pristiwa memalukan, apalagi pelaku seorang pimpinan pesantren.

Seharusnya, sebagai pimpinan harus menjadi tauladan dan ditiru bagi santri dan khsusunya masyarakat.

"Perlakuan ini sangat mencoreng nama baik pondok pesantren atau madrasah di ranah publik," ungkap Faisal.

Ia mengkhawatirkan, peristiwa ini bisa menjadi akibat ketidak percayaan masyarakat kepada pondok pesantren.

Dimana, selama ini pesanteran ataupun madrasah dipandang sebagai tempat yang luhur dan mendapat tempat yang spesial di hati masyarakat.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved