Jumat, 10 April 2026

Penjualan Perabot Rumah Tangga di Mamuju Meningkat

Fais Rahman mengaku lima bulan setelah gempa bumi 2021 dia kembali aktif menjual perabotan rumah tanggal.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Penjualan Perabot Rumah Tangga di Mamuju Meningkat
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Pemilik UMKM Perabot Murah Mamuju, Fais Rahman saat ditemui di ruko Jl Diponegoro, Kelurahan Karema, Jumat (4/2/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Penjualan Perabot rumah tangga di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) meningkat pasca gempa 15 Januari 2021.

Hal tersebut disampaikan pemilik toko Perabot Murah Mamuju, Fais Rahman, saat ditemui Tribun-Sulbar.com, Jumat (4/2/2022).

Toko perabot murah di Jl Diponegoro Kelurahan Karema tersebut, selalu ramai dikunjungi ibu rumah tangga.

Beragam peralatan rumah tangga hingga alat dapur tersedia di toko perabot murah Mamuju tersebut.

Sperti kompor, panci, blender, ember, baskom, wajan, lemari portebel dan piring hingga gelas plastik.

Fais Rahman mengaku lima bulan setelah gempa bumi 2021 dia kembali aktif menjual perabotan rumah tanggal.

Hingga Februari 2022 ini, penjualan perlengkapan dapur meningkat di tokonya.

"Alhamdulillah saya kembali menjual setelah lima bulan pascagempa, perabot rumah dan alat dapur penjulanya meningkat," terang Fais Rahman kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (4/2/2022).

Dikatakan, saat kembali buku toko di lima bulan pascagempa, pembeli langsung meningkat.

"Yang paling banyak di beli itu lemari portabel bongkar pasang dan piring, gelas yang terbuat dari plastik," lanjutnya.

Dia bercerita dari penuturan ibu rumah tangga yang datang membeli, kebanyakan trauma membeli lemari kaca dan lemari kayu.

Para pelangganya beralih untuk membeli lemari portabel yang dapat dibongkar pasang.

"Sebagian juga banyak yang beli piring plastik dan gelas plastik," ucap Fais Rahman.

Untuk kisaran harga, ia mengaku menjual perabotanya di bawah harga yang ada di pasar tradisional.

Sebab tokonya diberi nama Perabot Murah Mamuju.

"Jadi harganya murah tapi berkualitas, untuk lemari portebel yang paling banyak laku seharga Rp 60 ribu," tutupnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Fahrun Ramli

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved