HUT BPOM

Ikut Pasar Murah BPOM Mamuju, Petani Desa Bambu : Alhamdulillah Dagangan Laris Manis

Salah satu warga Desa Bambu, Husna, yang menjual hasil kebunnya di Pasar Murah BPOM Mamuju mengaku sangat bersyukur.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Warga Desa Bambu, Mamuju turt meramaikan pasar murah yang digelar BPOM Mamuju, Minggu (30/1/2022) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pasar murah yang diselenggarakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) disambut baik warga Desa Bambu, Kecamatan Mamuju.

Pasar tersebut menyediakan beragam hasil cocok tanam para petani warga Desa Bambu.

Seperti sayur-mayur, lombok kecil, tomat, daun cemangi, buah nangka dan pisang.

Baca juga: Kepercayaan Konsumen Madu Murni Tropis Makin Meningkat Setelah Kantongi Izin Edar BPOM

Baca juga: Pasar Murah HUT ke-21 BPOM RI di Mamuju Diserbu Warga

Salah satu warga Desa Bambu, Husna, yang menjual hasil kebunnya di Pasar Murah BPOM Mamuju mengaku sangat bersyukur.

Jualanya laris manis dan habis terjual lewat pasar murah.

"Alhamdulillah habis semua yang saya jual, biar daun cemangi habis juga di borong tamu undangan," ujar Husna, kepada Tribun-Sulbar.com, Minggu (30/1/2022).

Warga Desa Bambu, Mamuju turut meramaikan pasar murah yang digelar BPOM Mamuju
Warga Desa Bambu, Mamuju turut meramaikan pasar murah yang digelar BPOM Mamuju, Minggu (30/1/2022)

Dia mengaku sangat senang atas adanya gelaran pasar murah tersebut.

"Sangat membantu untuk hari ini, keuntungan yang saya peroleh juga lumayan," lanjutnya.

Ia menjajakan hasil kebunya dari pukul 07.00 Wita, higga pukul 10.00 sudah habis.

Untuk daun cemangi ia jual seharga Rp 3 ribu per ikat, lombok kecil Rp 5 ribu per takar.

Masyarakat Mamuju antusias belanja di pasar murah BPOM Mamuju di Jl Poros Mamuju-Kalukku, Desa Bambu, Mamuju, Sulbar.
Masyarakat Mamuju antusias belanja di pasar murah BPOM Mamuju di Jl Poros Mamuju-Kalukku, Desa Bambu, Mamuju, Sulbar. (Tribun-Sulbar/Habluddin)

Untuk sayur buah nangak yang seharga Rp 5 ribu per kantongan plastik, dan pisang Rp 5 ribu per sisir.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, para tamu pun mengerumuni stand pasar murah dan membeli hasil kebun petani.

"Saya banyak terimah kasih terhadap BPOM telah diundang, dan berdayakan petani," terang Husna.

Dia pun berharap kegiatan seperti itu sering dilakukan untuk membantu para petani di Desa Bambu.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Fahrun Ramli

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved