Breaking News:

Kejari Pasangkayu Eksekusi 2 Terpidana Korupsi Pengadaan Bibit Unggul Kelapa Sawit 2013

Tim eksekutor Kasi Pidsus, Hendryko, Kasi Intel M Zaki Mubarak, dan kasi barang bukti, Pangerang.

Editor: Nurhadi Hasbi
Penkum Kejati Sulbar
Kejaksaan Negeri Pasangkayu melakukan eksekusi dua terpidana korupsi pengadaan bibit kelapa sawit unggul pada Dinas Perkebunan Provinsi Sulbar Tahun Anggaran (T.A) 2013. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Kejaksaan Negeri Pasangkayu melakukan eksekusi dua terpidana korupsi pengadaan bibit kelapa sawit unggul pada Dinas Perkebunan Provinsi Sulbar Tahun Anggaran (T.A) 2013.

Kedua terpidana adalah Hasbudi dan Hamrullah Said.

Eksekusi Hasbudi berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor : 3829K/Pid.Sus/2021 tanggal 15 November 2021.

Menjatuhkan pidana penjara selama 5 tahun dan denda Rp 100 Juta subsidair bulan kurungan dan membayar uang pengganti sebesar Rp.1.692.500.000 subsidair 1 (satu) tahun penjara.

Kemudian terpidana Hamrullah Said berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor : 3813K/Pid.Susu/2021 tanggal 18 November 2021.

Amar putusannya menjatuhkan pidana penjara selama 2 tahun dan denda sebesar Rp 50 juta subsidar tiga bulan kurungan.

Juga membayar uang pengganti sebesar Rp80 juta subsidair enam bulan kurungan.

Kasi Penkum Kejati Sulbar, Amiruddin, mengungkapkan, Hasbudi berhasil dieksekusi setelah dilakukan pencarian selama satu pekan oleh tim eksekutor Kejari Pasangkayu.

Tim eksekutor Kasi Pidsus, Hendryko, Kasi Intel M Zaki Mubarak, dan kasi barang bukti, Pangerang.

"Saat dilakukan pencarian, Hasbudi tidak berada di rumahnya di Pasangkayu, namun terdeteksi berada di Malili, Sulsel,"ungkap Amiruddin dalam rilisnya kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (14/1/2022).

"Setelah dilakukan komunikasi dengan kuasa hukumnya Ester, Hasbudi akhirnya mau kembali ke Mamuju dan langsung dieksekusi oleh tim esekutor Kejari Pasangkayu," tutur Amiruddin.

Sedangkan terpidana Hamrullah Said terdeteksi berada di Kabupaten Mamuju.

Langsung dieksekusi oleh Tim Eksekutor Kejari Pasangkayu.

"Eksekusi putusan inkrah tersebut dilakukan di Lapas Klas IIB Mamuju pada hari Kamis tanggal 13 Januari 2022 setelah terlebih dahulu dilakukan pengecekan kesehatan dan Rapid Test Covid19," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved