Breaking News:

Sampah Polman

Tahun 2021 Sampah Polman 18 Ribu Ton, Polewali Wonomulyo Penyumbang Terbanyak

Lokasi yang dipilih pemerintah untuk pembuangan sampah terus mendapat penolakan, sehingga pemerintah kewalahan menangani sampah di daerah ini.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Hasan Basri
Penampakan sampah di WOnomulyo imbas belum adanya TPA permanen 

TRIBUN- SULBAR.COM, POLMAN - Produksi sampah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulawesi barat (Sulbar) mencapai 50 ton perhari atau 1.500 ton perbulan.

Apalagi sudah beberapa hari sampah masih menumpuk di beberapa titik Polewali Mandar akibat tidak ada aktivitas pengangkutan.

Lokasi yang dipilih pemerintah untuk pembuangan sampah terus mendapat penolakan, sehingga pemerintah kewalahan menangani sampah di daerah ini.

Setelah warga Desa Paku, dan Kelurahan Balanipa, kali ini warga Desa Laliko Kecamatan Campalagian juga ikut menolak desa mereka dijadikan sebagai lokasi TPA.

Menurut Kepala Bidang Dinas Kebersihan Kabupaten Polewali Mandar, Nursam, produksi sampah di daerah ini mencapai 50 ton per hari.

Adapun Kecamatan terbanyak diantaranya Kecamatan Polewali dan Wonomulyo.

"Khusus Wonomulyo, produksi sampah bisa mencapai 15 ton per hari''kata Nursam.

Polewali Mandar merupakan daerah tertinggi hasil produksi sampah di Sulawesi Barat.

Jika dibandingkan dengan Kabupaten Mamuju, produksi sampah di daerah itu hanya 1,6 ton per hari. (San)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved