Breaking News:

Pohon Peneduh di Jl Diponegoro Ditebang, DLHK Mamuju : Bahayakan Rumah Warga

Ukuran tingginya pun sudah hampir mencapai 10 meter, serta rantingya mencapai atap rumah.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Petugas DLHK bersihkan batang dan ranting pohon yang ditebang di Jl Diponegoro, Kelurahan Karema, Mamuju, Kamis (13/1/2022) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pohon peneduh di kompleks pasar baru Jl Diponegoro, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Sulbar, ditebang, Kamis (13/1/2022).

Pohon tersebut dinilai dapat membahayakan warga dan rumah di sekitarnya.

"Masuk mi akarnya ke dalam rumah jadi ditebang," terang warga Karema, Adi saat ditemui Tribun-Sulbar.com.

Dia bercerita selain akar yang masuk ke dalam rumah, pohon tersebut sudah tua.

Ukuran tingginya pun sudah hampir mencapai 10 meter, serta rantingya mencapai atap rumah.

"Bahaya juga kalau hujan deras disertai angin, jadi ditebang," lanjut Adi.

Meski, kata dia, hawa akan semakin panas setelah pohon tersebut ditebang.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, terlihat petuga Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Mamuju, membersihkan ranting dan batan bohon sudah ditebang.

Tampak satu unit mobil evakusi dan mobil pengangkut diturunkan untuk membersihkan sisi ranting dan barang.

Salah satu petugas DLHK, Arman, mengatakan atas laporan warga, akhirnya pohon itu ditebang.

"Kami menerima laporan, memang membahayakan rumah warga," terang Arman.

Pihak DLHK dalam menebang pohon tetap menerapkan sistem tebang pilih.

"Artinya kalau sudah tua tidak apa-apa ditebang," lanjutnya.

Dia pun mengimbau agar warga melapor jika ada pohon yang dapat membahayakan keselamatan.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Fahrun Ramli

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved