Breaking News:

TPA Moluku Majene

Mengenal Sistem Controlled Landfill Diterapkan di TPA Sampah Moloku Majene

TPA Moluku Majene resmi beroperasi pada tahun 2019 dengan luas sekitar 4 Ha dan menelan anggaran sebesar Rp 15 Miliar.

Penulis: Masdin | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Masdin
TPA Sampah Moloku Majene 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Majene berada di Moloku, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene.

TPA tersebut resmi beroperasi pada tahun 2019 dengan luas sekitar 4 Ha dan menelan anggaran sebesar Rp 15 Miliar.

Kepada Tribun-Sulbar.com, Penyuluh Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Majene, Haniah mengatakan TPA hanya mencakup dua daerah administrasi yakni Kecamatan Banggae dan Bangge Timur.

"Itupun daerah kota saja," ujar Haniah, Kamis (13/1/2022).

Sedangkan sistem pengelolaan sampah di TPA Moloku adalah controlled landfill.

"Di TPA kita masih controlled landfill, dimana satu minggu sekali ditimbun pake tanah," jelas Haniah.

Tujuan penimbunan tersebut agar sampah tidak menimbulkan bau dan mencemari lingkungan sekitar.

Meski sistem pengololahan sudah sistem controlled landfill, Haniah mengatakan sanitary landfill adalah yang paling bagus diterapkan di TPA dimana proses penimbunan dengan jangka lebih cepat bisa sehari sekali.

"Ada tiga pengelolaan sebenarnya yang paling bagus adalah sanitary landfill, sedangkan yang dilarang adalah open dumping (sampah terbuka)," terangnya.

Alasannya sistem controlled landfill digunakan di TPA Moloku karena pertimbangan sarana dan prsarana yang masih kurang.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved