Breaking News:

KPU Sulbar

Tatap 2024, KPU Sulbar Minta Masyarakat Pastikan Diri Masuk di Daftar Pemilih Berkelanjutan

Oleh karena itu, dia meminta masyarakat siapkan diri untuk bisa berpartisipasi dalam pemilihan serentak yang akan datang.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
HUMAS KPU SULBAR
Ketua KPU Sulbar Rustang (Tengah) saat menghadiri acara di TVRI Sulbar Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU-- Menjelang tahapan Pemilu 2024 pada pertengahan tahun 2022 mendatang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulbar mengajak masyarakat memastikan dirinya ada dalam daftar pemilih.

Hal tersebut, disampaikan Ketua KPU Sulbar Rustang melalui rilis yang diterima Tribun-Sulbar.com, Rabu (12/1/2022).

"Jadi yang pertama saya sampaikan ke seluruh masyarakat Sulbar, termasuk stakeholder yang ada, memastikan diri terdaftar dalam pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan," kata Rustang.

Salah satu syaratnya terdapat di daftar pemilih adalah memiliki el-KTP.

Kemudian berkoordinasi dengan jajaran KPU di tingkat kabupaten.

"Kemudian kami akan selalu melaksanakan pendidikan pemilih, sosialisasi dan menyampaikan kepada masyarakat bahwa Insyaallah tahapan akan berlangsung pertengahan tahun ini (2022)," ungkap Rustang.

Oleh karena itu, dia meminta masyarakat siapkan diri untuk bisa berpartisipasi dalam pemilihan serentak yang akan datang.

"Yang paling penting sebagai pemilih, maka Insyaallah itu salah satu bentuk partisipasi kita dalam pemilu 2024," sambung Rustang.

Ia juga menyampaikan, berdasarkan hasil evaluasi internal di KPU, Pemilu 2019 itu adalah pemilu paling kompleks di dunia.

Satu-satunya Pemilu di dunia yang melaksanakan lima surat suara dalam satu hari.

"Jadi dengan kompleksnya itu, ada beberapa masalah, tapi kita mampu. Alhamdulillah melaksanakannya dengan baik. Hubungannya dengan Pemilihan Serentak tahun 2019, itu sebenarnya sudah ada hal perbaikan, terutama di penyempurnaan desain logistik, formulir yang digunakan di pemilu 2019," bebernya.

Termasuk, ada hal yang menonjol, terjadinya banyak penyelenggara di TPS itu sampai lima ratusan orang meninggal.

Akan tetapi, Pemilu 2019 sudah bisa diatasi dengan baik.

"Alhamdulillah kita bisa hadapi dengan kerja sama yang kuat dengan seluruh stakeholder, dukungan dari TNI, Polri, Disdukcapil dalam hal data pemilih, Bawaslu dalam pengawasan tahapan, selalu mengingatkan kalau ada hal-hal yang penting dikoordinasikan, kami koordinasikan. Jadi kekuatan kami di 2019 koordinasi dan konsultasi," tutupnya.(*)

Laporan wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved