Breaking News:

Korupsi Dana Replanting

Kejati Tahan Tersangka Korupsi PSR Mateng 2019, Kuasa Hukum: Klien Kami Belum Terbukti Bersalah

Dari dana sebesar Rp 8.1 miliar tersebut diduga dikorupsi tiga tersangka sebesar Rp 7.9 miliar.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Kuasa hukum tersangka kasus korupsi replanting sawit, Abd Wahab. 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Kejakasaan Negeri Sulawesi Barat (Sulbar) resmi menahan tiga tersangka dugaan korupsi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) atau replanting sawit Kabupaten Mamuju Tengah 2019.

Tiga tersangka, Muh Anwar, Basir dan Syaharuddin langsung digiring ke Rutan Kelas IIB Mamuju usai menjalani pemeriksaan selama 6 jam di kantor Kejati Sulbar, Senin (10/1/2021).

Mereka ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan Pembangunan (BPKP) yang menemukan kerugian negara Rp 7.9 miliar atas kasus tersebut.

Baca juga: Manipulasi Data CPCL, Modus Mantan Kadis Perkebunan Mateng Korupsi Dana Replanting Rp 7.9 Miliar

Baca juga: Modus Mantan Kadis Perkebunan Mateng Diduga Korupsi PSR Rugikan Negara Rp 7 Miliar Lebih

Muh Anwar, Basir dan Syaharuddin bersama-sama memanipulasi Calon Petani/Calon Lahan (CPCL).

Titik koordinat lahan dimanipulasi sehingga seolah-olah lokasi lahan berada di luar kawasan agar dapat memenuhi syarat formal pengajuan CPCL.

Muh Anwar mengeluarkan penetapan CPCL terhadap satu kelompol tani penerima dana PSR yakni KT Makassar Bahagia dengan luas 326.2759 Ha sebesar Rp 8.150.000.000 dengan cara memanipulasi data kelompok tani.

Dari dana sebesar Rp 8.1 miliar tersebut diduga dikorupsi tiga tersangka sebesar Rp 7.9 miliar.

Kuasa Hukum Tersangka, Wahab Abdi, akan melakukan upaya hukum agar kliennya dibebaskan dan menjadi tahanan kota.

Tiga tesangka menggunakan rompi saki Kejati Sulbar, setelah ketiganya ditetapkan menjadi tersangka.
Tiga tesangka menggunakan rompi saki Kejati Sulbar, setelah ketiganya ditetapkan menjadi tersangka. (Tribun Sulbar / Abd Rahman)

"Tersangka ditahan oleh Kajati Sulbar saat ini masih dalam proses hukum yang belum menyatakan jika mereka terbukti korupsi," ujarnya.

Dikatakan, belum ada hasil putusan pengadilan secara resmi kalau kliennya benar-benar terbukti bersalah.

Wahab berharap, Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulbar dapat mengabulkan permintaan tersebut.

Diketahui, tersangka Muh Anwar adalah mantan Kepala Dinas Perkebunan Mamuju Tengah, Muhammad Anwar.

Kemudian, Tim Verifikasi Mamuju Tengah Basir, dan Ketua Kelompok Tani Makassar Bahagia Syharuddin.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved